close

Sains & Techno

Sains & Techno

Jade Plant, Tanaman Hias Asal Korea Selatan di Drama Korea Start-Up

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tanaman hias Jade Plant ramai dibicarakan oleh banyak orang. Bagaimana tidak, Jade Plant menjadi bagian penting dalam drama Korea Start-Up yang hits baru-baru ini.

Dalam drama Start-Up, Jade Plant dimiliki oleh Seo Dal Mi dan diberikan kepada Nam Do San sebagai pembawa keberuntungan. Bahkan, pada pot tanaman tersebut dituliskan kalimat ‘Semoga Sukses’ oleh Seo Dal Mi.

Mengenal Jade Plant dikutip dari buku ‘Budi Daya Bunga Potong dan Tanaman Hias’ karya Nurhajati Ansori Mattjik:

  • Asal Usul Jade Plant

Jade Plant memiliki nama Crassula ovatadan juga dikenal dengan nama tanaman batu giok. Nama tersebut diambil karena daunnya memiliki bentuk seperti giok dari China yang tebal dan mengkilap.

Tanaman hias jade plant Foto: Dok. tvN
Tanaman hias jade plant Foto: Dok. tvN

Batang Jade Plant memiliki percabangan dan terlihat sukulen. Bila dirawat, tinggi tanaman bisa mencapai 1 meter dengan bunga berwarna putih bercampur merah mudah yang lusuh.

  • Jenis-jenis Tanaman Jade

Tanaman ini termasuk dalam jenis famili Crassulaceae dan berasal dari Afrika Selatan. Terdapat jenis Jade Plant yang lain, seperti C. arborescens, C. argentea, dan C. portulacea.

  • Cara Merawat Jade Plant

Jade Plant bisa diletakkan di luar ruangan dengan cahaya penuh. Untuk merawatnya, diperlukan cahaya yang terang, walaupun begitu Jade Plant memiliki toleran terhadap ruangan.

Sementara itu, untuk pengairan Jade Plant bisa dilakukan bila media sudah kering. Adapun, kelembabannya rendah sampai sedang, sekitar 30-60% dengan suhu udara 18-29 derajat celcius.

 

 

SC : Puti Yasmin – detikTravel

read more
Sains & Techno

Apple Mulai Garap iPhone Layar Lipat

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Apple dikabarkan sudah mulai mengembangkan iPhone layar lipat dan mulai membuat prototipe layar lipat untuk ponsel. Tapi saat ini Apple baru fokus pada pengembangan layarnya, dan kemungkinan produk finalnya baru akan diluncurkan beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, karena Apple masih fokus pada pengembangan layar lipat, mereka belum menyiapkan prototipe iPhone layar lipat yang sebenarnya.

Dikutip dari MacRumors, Minggu (17/1/2021) Apple mempertimbangkan beberapa ukuran layar yang akan digunakan. Salah satunya adalah desain ponsel layar lipat yang jika dibuka ukuran layarnya mirip seperti iPhone 12 Pro Max yang berukuran 6,7 inch.

Desain iPhone layar lipat ini disebut akan menggunakan engsel yang hampir tidak kelihatan dengan semua elektronik ditaruh di belakang display ketimbang dua panel yang terpisah oleh engsel yang kelihatan.

Bloomberg mengindikasikan iPhone layar lipat kemungkinan baru akan dikenalkan beberapa tahun lagi atau justru tidak akan diluncurkan sama sekali. Saat ini Apple lebih fokus untuk menyiapkan iPhone dan iPad baru yang meluncur tahun 2021.

Bicara tentang iPhone, laporan Bloomberg ini juga membawa bocoran awal tentang iPhone 13. Untuk iPhone 13 yang meluncur tahun ini, Apple tidak menyiapkan perubahan desain yang signifikan karena iPhone 12 dianggap membawa desain dan teknologi terbaru.

Teknisi Apple disebut mempertimbangkan iPhone yang meluncur tahun ini sebagai versi ‘S’ dari model yang meluncur tahun 2020. Sebelumnya Apple memang pernah menambahkan label ‘S’ untuk model iPhone yang membawa pembaruan minor.

Meski desainnya tidak berubah banyak, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, AS ini dikabarkan sedang menguji coba sensor sidik jari Touch ID bawah layar untuk iPhone 13.

Sensor sidik jari ini akan tersedia sebagai sistem biometrik tambahan selain Face ID dan akan memudahkan pengguna iPhone yang tidak bisa membuka kunci ponselnya saat sedang menggunakan masker.

Apple juga mempertimbangkan untuk menghilangkan port Lightning untuk beberapa model iPhone dan akan menggunakan wireless charging sebagai penggantinya.

 

 

source : Virgina Maulita Putri – detikInet

read more
Sains & Techno

Edan, Prototipe Kereta Cepat China Melaju 620 Km/Jam

LANGITKU NETWORKS, Chengdu – China termasuk salah satu negara yang giat mengembangkan teknologi kereta super cepat. Terbaru, negara ini mengumumkan keberhasilan pembuatan prototipe kereta yang dapat melaju dengan kecepatan super.

Kereta generasi baru ini seperti sebelumnya, berjenis maglev atau magnetic levitation atau kereta api levitasi magnetik, yang memanfaatkan gaya magnet untuk mengangkat kereta dan juga sebagai pendorong. Adapun kecepatannya dirancang bisa sampai 620 kilometer per jam.

Seperti dikutip dari South China Morning Post, Kamis (14/1/2021), para periset dari Southwest Jiaotong University telah selesai menciptakan prototipe itu di lintasan sejauh 165 meter di kota Chengdu.

Walau sudah dapat menembus kecepatan amat tinggi, para periset masih menargetkan dapat mencapai 800 kilometer per jam di masa depan. Kereta jenis baru ini adalah sarana ambisi China untuk menghubungkan semakin banyak perkotaan di sana dengan kereta super ngebut.

Saat ini, China telah memiliki kereta super cepat maglev komersial yang paling ngebut di dunia, yaitu Shanghai Transrapid. Sudah beroperasi sejak tahun 2012, keretanya dapat menembus kecepatan maksimum sampai 430 kilometer per jam.

Negara lain seperti Jepang juga menargetkan dapat mengoperasikan kareta maglev dengan kecepatan 500 kilometer per jam pada tahun 2027, yang menghubungkan kota Tokyo dan Nagoya.

Periset dari Southwest Jiaotong University menyataan teknologi maglev mereka lebih ekonomis dibandingkan buatan Jepang. Kereta maglev Jepang menggunakan helium cair sebagai sistem pendinginan.

“Helium cair sangat mahal. Di sini kami mencapainya dengan menggunakan nitrogen cair dan memangkas ongkos sampai seperlimanya,” kata Deng Zigang, salah satu peneliti kereta super cepat terbaru buatan China.

 

 

source : Fino Yurio Kristo – detikInet

read more
Sains & Techno

Pesawat Listrik Terbesar Dunia Sukses Terbang untuk Pertama Kali

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tahun 2020 menandai keberhasilan pengembangan teknologi pesawat bertenaga listrik dengan suksesnya penerbangan Grand Caravan Cessna 208B. Pesawat komersial bertenaga listrik terbesar ini membuat rekor dengan terbang ke langit untuk pertama kalinya dan melakukan penerbangan tanpa emisi pada Mei 2020.

Grand Caravan Cessna 208B yang sudah sepenuhnya menggunakan tenaga listrik ini, lepas landas dari landasan pacu di Washington, AS pada 28 Mei 2020 waktu setempat, dan terbang selama 28 menit pada kecepatan 114mph (183 km per jam).

Dikutip dari Slash Gear, pesawat yang disebut juga sebagai eCaravan ini dapat menampung 10 hingga 14 penumpang, namun dalam uji penerbangan perdana ini, pilot akan membawa pesawat tanpa penumpang.

magniX selaku perusahaan pembuat mesin, berharap pesawat listrik bisa memasuki layanan komersial pada akhir 2021 dan memiliki jangkauan 100 mil.

Sebelum pandemi COVID-19 melanda, penerbangan adalah salah satu sumber emisi karbon dan mendorong keadaan darurat iklim. Sejumlah perusahaan pun mengusahakan adanya pesawat bertenaga listrik.

CEO magniX, Roei Ganzarski, mengatakan saat ini operasional pesawat sangat mahal dan mencemari lingkungan. Sementara itu, pesawat listrik biayanya 40-70% lebih murah untuk hitungan per-jam penerbangan.

“Itu berarti maskapai dapat menerbangkan lebih banyak pesawat ke bandara yang lebih kecil. Ini pengalaman yang memangkas waktu satu tempat ke tempat lain, tanpa emisi CO2 yang berbahaya,” ujarnya seperti dikutip dari The Guardian.

Ganzarski juga yakin bahwa semua penerbangan berjarak kurang dari 1.000 mil akan sepenuhnya menggunakan listrik dalam waktu 15 tahun mendatang. Namun menurutnya, masalah energi baterai saat ini bukan dalam posisi yang menjanjikan.

Untuk mewujudkannya, dibutuhkan terobosan besar dalam mengurangi berat baterai sebelum pesawat besar dapat diterbangkan dalam jarak yang signifikan, hanya dengan tenaga listrik. Sumber daya lain untuk pesawat yang juga sedang diuji adalah sel bahan bakar hidrogen dan biofuel.

Industri penerbangan sangat diatur ketat dalam memastikan keselamatan. Tetapi magniX berharap dengan peningkatan kemampuan pesawat bertenaga listrik yang ada, proses sertifikasi bisa lebih cepat diperoleh.

Pada Juni 2019, perusahaan lain bernama Ampaire, menerbangkan pesawat yang ditenagai mesin bahan bakar fosil listrik hibrida di California, AS. Analis di bank investasi UBS saat itu mengatakan, industri penerbangan akan bergerak ke arah mesin hibrida dan pesawat bertenaga listrik untuk rute yang panjangnya kurang dari 1.000 mil dan jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang.

 

 

source : Rachmatunnisa – detikInet

read more
Sains & Techno

5 Tren Ponsel yang Bakal Kita Lihat di 2021

LANGITKU NEWORKS, Jakarta – Setelah terhantam pandemi di 2020, pasar ponsel global berangsur pulih kembali tahun ini. Para vendor pun bakal kembali bersemangat membanjiri pasar dengan perangkat anyanya.

Tak hanya itu, hadirnya 5 tren berikut ini bakal membuat pasar ponsel kembali semarak. Apa saja?

1. Ponsel Layar Lipat Murah

Tahun ini pasar masih diramaikan dengan kehadiran ponsel layar lipat. Tapi tidak hanya Samsung dan Huawei yang bakal meluncurkan, merek lain pun akan menelurkan foldable phone.

Patut ditunggu, sejumlah vendor rencananya akan merilis ponsel layar lipat dengan harga yang lebih terjangkau lagi. Dengan begitu adopsi perangkat tersebut akan semakin meningkat.

2. Refresh Rate Tinggi

Balapan refresh rate tinggi pada layar ponsel masih akan berlanjut tahun ini. Apple dirumorkan akan membawa dukungan 120Hz pada iPhone tahun ini.

Tapi yang menarik ponsel-ponsel mid-range bakal makin ramai mengusung layar dengan refresh rate 90-120 Hz. Jadi tidak perlu menguras kantong untuk mencicipi layar yang lebih smooth.

3. Isi Ulang Baterai Makin Tinggi

Bisa jadi hilangnya charger dalam kotak kemasan ponsel akan jadi tren. Namun persaingan teknologi pengisian cepat baterai ponsel akan semakin sengit.

Ponsel yang akan membawa fast charging 120W ke atas bakal kita lihat tahun ini. Di saat bersamaan para vendor bakal meningkatkan dukungan fitur pengisian cepat pada ponsel terjangkaunya.

4. Ponsel Flagship Compact

Kehadiran iPhone 12 Mini bakal mendorong vendor Android bakal membuat ponsel sejenis. Memadukan spesifikasi mumpuni dengan body yang lebih mungil dari yang ada sekarang.

5. Jepretan Kamera Makin Mumpuni

Pada tahun 2020, hampir setiap ponsel yang dirilis menawarkan fitur kecerdasan buatan untuk membantu pengguna mendapatkan hasil jepretan kamera yang lebih kece, baik dalam mode malam hari atau potret, maupun sesuatu yang jauh lebih kompleks .

Tren ini akan terus berlanjut seiring keterbatasan dalam mengoptimalkan hardware, bila pun harus ditingkatkan harganya bakal mahal. Makan fotografi komputasi akan makin diadopsi untuk menyajikan hasil jepretan mumpuni.

 

 

 

source : Adi Fida Rahman – detikInet

read more
Sains & Techno

Berusia 47 Juta Tahun, Ini Fosil Ular Piton Tertua di Dunia

LANGITKU NETWORKS,  Peneliti berhasil menemukan fosil ular piton yang dideskripsikan sebagai yang tertua di dunia. Temuan ini pun dapat membantu peneliti untuk menguraikan asal muasal ular piton yang sebelumnya tak diketahui. Seperti dikutip dari Phys, Kamis (17/12/2020) fosil ular piton itu ditemukan di Messel Pit, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO. Peneliti kemudian menamai spesies piton baru itu dengan nama Messelopython freyi untuk menghormati paleontolog Eberhard ‘Dino’ Frey dari Museum Sejarah Alam Negara di Karlsruhe.

Menurut peneliti, fosil ular piton tertua di dunia tersebut hampir sepenuhnya terawetkan. Ular memiliki panjang sekitar satu meter dan berusia sekitar 47 juta tahun. Sehingga merupakan fosil ular piton tertua di dunia yang pernah tercatat. Ular piton sendiri merupakan salah satu spesies ular terbesar di dunia. Saat ini ular tersebut ditemukan terutama di Afrika, Asia Selatan, dan Tenggara, serta Australia. Namun dari mana ular berasal itu misteri.

“Asal geografis ular piton masih belum jelas. Penemuan spesies ular piton baru di Messel Pit ini merupakan lompatan besar dalam memahami sejarah evolusi ular,” ungkap Dr. Krister Smith dari Senckenberg Research Institute and Natural History Museum di Frankfurt. Berdasarkan analisis, peneliti akhirnya menemukan jika ular piton sudah ada di Eropa pada masa Eosen, lebih dari 47 juta tahun yang lalun. Namun, ular tersebut kemudian menghilang dari benua Eropa selama beberapa waktu. Ular tak muncul lagi sampai masa Miosen yakni antara 23 dan 5 juta taun yang lalu. “Saat iklim global mulai mendingin lagi setelah Miosen, ular piton sekali lagi menghilang dari Eropa,” kata Smith.

Selain itu, peneliti juga menemukan jika piton hidup berdampingan dengan ular boa. Hal ini menjadi temuan menarik mengingat di masa modern, kedua ular tersebut bersaing satu sama lain sehingga tak dapat berbagi di satu habitat yang sama. Menurut Hussam Zaher, peneliti lain yang terlibat sekaligus profesor dan kurator vertebrata di Museum Zoologi di Universitas São Paulo, Brasil, teka teki itu bisa dijawab dengan menemukan lebih banyak lagi fosil ular piton maupun boa. “Terutama yang memiliki isi perut yang terawetkan dengan baik,” tambahnya seperti dikutip dari Live Science. Studi tentang temuan fosil ular piton tertua di dunia ini telah dipublikasikan di jurnal Biology Letters.

.

 

 

 

Source : kompas.com
Penulis : Kontributor Sains, Monika Novena
Editor : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

read more
Sains & Techno

PUBG Mobile Jadi Game Paling Cuan di Tahun 2020

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – PUBG Mobile menjadi game mobile dengan pendapatan terbesar sepanjang tahun 2020 berdasarkan data terbaru Sensor Tower. Game battle royale ini meraup USD 2,6 miliar atau sekitar Rp 36,8 triliun dari 1 Januari hingga 14 Desember 2020.

Angka ini menggabungkan pendapatan PUBG Mobile di Google Play Store dan Apple App Store. Data ini juga mencakup versi China game tersebut yang bernama Game for Peace.

Cuan PUBG Mobile tahun ini meningkat 64,3% dibandingkan tahun 2019. Padahal game ini memiliki tahun yang cukup menantang setelah dicekal di India, salah satu pasar terbesarnya, seperti dikutip dari India Today, Jumat (18/12/2020).

Tidak jauh di bawah PUBG Mobile, di peringkat kedua ada Honor of Kings dengan pemasukan sebesar USD 2,5 miliar, naik 42,8% dari tahun sebelumnya. Menariknya, PUBG Mobile dan Honour of Kings sama-sama dimiliki Tencent, konglomerat asal China.

Di peringkat tiga ada Pokemon Go yang mengumpulkan USD 1,2 miliar di tahun 2020, naik 31,5% dari tahun sebelumnya. Sensor Tower mencatat performa game buatan Niantic ini didorong oleh sejumlah update yang membantu pemain untuk tetap bisa bermain meski di rumah saja akibat pandemi COVID-19.

Selanjutnya ada Coin Master yang meraup USD 1,2 miliar, dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Diikuti dengan Roblox yang mendapatkan cuan sebesar USD 1,1 miliar, dan Monster Strike di peringkat keenam dengan pendapatan USD 958 juta.

Daftar game mobile dengan pendapatan tertinggi versi Sensor Tower Foto: Sensor Tower

Dalam daftar terbaru ini, Sensor Tower mencatat untuk pertama kalinya ada lima game mobile yang meraup lebih dari USD 1 miliar. Pada tahun 2019 hanya ada tiga game yang menghasilkan lebih dari USD 1 miliar yaitu Honor of Kings, PUBG Mobile dan Aniplex dari Sony.

Tahun 2018 juga memiliki tiga game yang memperoleh USD 1 miliar yaitu Honor of Kings, Monster Strike dan Fate/Grand Order. Selama tahun-tahun sebelumnya sampai tahun 2014, hanya ada dua game yang meraih pencapaian itu.

Menurut Sensor Tower, kesukesan game mobile di tahun 2020 merupakan dampak langsung dari pandemi COVID-19 dan lockdown. Mereka memperkirakan level kesuksesan yang sama mungkin akan sulit dicapai pada tahun 2021.

“Sejauh ini di 2020, pasar game mobile global telah menghasilkan USD 75,4 miliar, naik 19,5% dari 2019,” kata Sensor Tower.

 

 

 

source : Virgina Maulita Putri – detikInet

read more
Sains & Techno

Leica RIlis Kamera Baru SL2-S

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Leica mengumumkan kamera baru yakni Leica SL2-S. Kamera ini menggunakan L-mount dan termasuk dalam L-Alliance.

Sesuai dengan namanya yang mengandung huruf S, yang berarti speed, sensitivity dan stability, Leica SL2-S memiliki fitur yang merefleksikan namanya.

Menggunakan 24MP CMOS-BSI full-frame sensor, kamera ini bisa memotret dengan kecepatan 25 fps (electronic shutter – DNG/RAW), 9 fps dengan mechanical shutter). Rentang ISO yang dapat digunakan lebih luas dari kamera sebelumnya yaitu ISO 50-100.000.

kamera Leica SL-S Foto: Dok. Enche Tjin

Di dalam kamera terdapat 5 axis stabilizer yang berguna untuk foto dan video, dan juga bisa dimanfaatkan untuk membuat multi-shot untuk membuat satu gambar dengan resolusi 96MP.

Fotografer yang juga bekerja untuk membuat video akan senang dengan kemampuan Leica SL2-S merekam video 4K di 30p, 10 bit 4:2:2 / C4K di 30p 10 bit 4:2:2 secara internal dan C4K di 60p 10 bit 4:2:2 via Full size HDMI. Tidak ada batasan waktu perekaman.

Leica juga menyiapkan Leica L-Log & 2 integrated viewing LUTs untuk ditampilkan di monitor/jendela bidik kamera atau monitor external.

Fotografer profesional yang bekerja di studio akan senang dengan integrasi dengan software Capture One versi 21 termasuk tethered shooting.

Desain kamera ini minimalis dengan hanya tiga tombol di bagian belakang, dua dial dan sebuah joystick. Pengaturan menu dipisahkan untuk Foto & Video supaya penggunanya bisa mengatur setting dengan cepat.

Bagi yang memiliki lensa-lensa manual fokus Leica M, akan senang karena kualitas gambar yang dihasilkan akan lebih baik karena desain sensor Leica SL2-S dioptimalkan supaya dapat menghasilkan foto yang paling optimal.

Leica SL2-S ini tersedia di Leica Store Jakarta, Plaza Senayan dengan harga Rp 79.200.000,- body-only.

Spesifikasi

* 24MP CMOS-BSI full frame sensor
* 25 fps electronic shutter, 9 fps mechanical shutter
* 4GB internal buffer memory
* Video recording up to 4K 60p 4:2:2 10-bit via HDMI
* Unlimited time recording
* 5 axis stabilization
* 5.76 MP EyeRes viewfinder
* IP54 protection -10C-40C
* Dual SD Card UHS-II
* Top LCD screen
* Full-Size HDMI
* Mic & headphone jack
* L-mount, L-Alliance
* Compatible dengan software Capture One 21
* Berat: 850g tanpa baterai, 931g dengan baterai
* Made in Germany

 

 

source : Enche Tjin, – detikInet

read more
Sains & Techno

Ini Drone Terbesar Sejagat, Beratnya 28 Ton

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Ini bukan drone biasa. Ukurannya merupakan yang terbesar di dunia dan fungsinya pun khusus, yaitu untuk melesatkan satelit menuju ke orbit Bumi.

Drone bernama Ravn X ini adalah buatan startup Aevum yang berbasis di Amerika Serikat. Panjangnya mencapai 24 meter. Ia dapat terbang dari manapun asalkan ada lintasan setidaknya sejauh 1,6 kilometer.

Bodi Ravn X dapat menggendong roket dan satelit. Begitu drone yang dapat beroperasi secara otomatis ini sudah mengangkasa dan berada di ketinggian yang tepat, maka roket yang dibawanya itu akan dilepaskan dan kemudian meluncurkan satelit kecil menuju orbit rendah Bumi.

Ravn X lebarnya 18 meter dan tingginya sekitar 5,4 meter, serta beratnya mencapai 28 ton. Angkatan Udara Amerika Serikat telah menjadi klien mereka untuk menerbangkan satelit senilai USD 4,9 juta di tahun 2021.

Jay Skylus selaku pendiri dan CEO Aevum menyatakan drone buatan mereka sebenarnya cukup mirip dengan pesawat tradisional dan dayanya berasal dari bahan bakar. Hanya saja bentuk dan operasionalnya memang seperti drone.

“Kami tidak memerlukan lokasi peluncuran. Semua yang dibutuhkan adalah landasan yang sepanjang 1,6 kilometer serta hanggar,” kata Skylus yang dikutip dari Independent.

Maka peluncuran satelit dengan drone ini dikatakan bisa lebih efisien, terlebih jumlah staff yang diperlukan hanya 10% dari penerbangan satelit konvensional. Banyak operasi juga bisa dilakukan secara otomatis dengan software.

“Apa yang kami buktikan adalah kelincahan, fleksibilitas, responsif dan juga operasional yang efisien,” klaim Skylus.

Ia menambahkan bahwa drone Ravn X merupakan kendaraan yang benar-benar jenis baru dan belum pernah ada sebelumnya. Skylus sendiri mendirikan perusahaan Aevum pada tahun 2016. Dia sebelumnya bekerja di NASA dan beberapa perusahaan antariksa komersial.

 

 

 

 

 

source : Fino Yurio Kristo – detikInet

read more
Sains & Techno

Siap-siap, Batas Umur Minimal Pengguna Medsos 17 Tahun

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pemerintah berencana untuk menerapkan pembatasan usia penggunaan layanan media sosial (medsos) mulai dari Facebook, Twitter, maupun Instagram. Bila diterapkan, maka pengguna medsos tersebut harus berada di usia minimal 17 tahun.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengusulkan pembatasan usia pengguna medsos itu dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang saat ini masih dalam pembahasan antara pemerintah dan Komisi I DPR RI.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, bila melihat regulasi General Data Protection Regulation (GDPR) itu batasan di usia 16 tahun, tetapi nanti Indonesia akan lebih tinggi lagi.

“Batas usia ini memang peran orangtua itu penting dalam pemanfaatan teknologi digital. Contohnya saat anak saya waktu itu masih SMP dan belum 13 tahun, tapi teman-temannya sudah punya (akun medsos). Setelah 13 tahun, boleh punya akun Facebook tapi orangtua jadi teman pertamanya,” tutur Semual dalam diskusi virtual “Melindungi Jejak Digital dan Mengamankan Data Pribadi”.

“Nah, di RUU nanti batasannya bukan hanya 13 tahun. Kalau kita lihat GDPR itu batasannya 16 tahun, di Amerika juga. Di Indonesia dalam RUU PDP ini mengusulkan batasannya 17 tahun, di bawah 17 tahun harus ada consent dari orangtua,” sambungnya.

Dirjen Aptika menekankan bahwa peran orangtua terhadap anak yang memiliki akun medsos itu sangat penting. Sehingga persetujuan orangtua semacam ‘restu’ agar anak yang usianya di bawah persyaratan bisa membukan akun medsos.

“Memang ini akan menyulitkan. Kenapa harus dilakukan demikian? kalau tidak, nanti akan terputus hubungan anak dengan orangtua. Anak buat dunia sendiri, orangtua buat dunia sendiri. Ini bahaya, padahal (keluarga) itu unit terkecil yang perlu kita bina,” tutur mantan Ketua Umum APJII ini.

Berbicara sejauh mana sekarang pembahasanRUU PDP, Dirjen Aptika menyebutkan bahwa rancangan aturan tersebut sudah mencapai

“Kami sudah lakukan pembahasan dengan DPR dari 300 DIM, sudah terselesaikan separuhnya. Diharapkan segera dituntaskan tahun ini, kalau tidak awal tahun depan,” kata pria yang disapa Semmy ini.

 

 

source : Agus Tri Haryanto – detikInet

read more