close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Wagub Sulsel Menenun Dan Promosikan Potensi Wisata Rongkong

LANGITKU NETWORKS, Luwu Utara – Melanjutkan kunjungan kerjanya di Rongkong, Luwu Utara. Wagub Sulsel mengunjungi Geleri tenun rongkong yang terletak di Dusun Salurnate, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Minggu 24 Januari 2021

Galeri yang di resmikan oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indrayani pada tanggal 12 Januari 2021 selain menyajikan tenun khas rongkong juga terdapat beberapa kerjinan adat khas rongkong.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman belajar menenun ditemani oleh Ibu Hadiah seorang nenek berusia 62 Tahun penenun kain tenun khas rongkong.

Kita menenun kain khas rongkong, caranya agak sulit jika belum terbiasa,” kata Andi Sudirman sembari memegang benang dan belajar menenun.

“Ini kain khas rongkong, luar biasa kainnya,” sambungnya, mamuju kain khas rongkong.

Diketahui Wagub Sulsel berada di Rongkong dalam rangka melaunching Bus Damri Perintis tujuan Sadan-Rongkong.

Setelah berada di Galeri tenun rongkong, Wagub berkeliling berjalan kaki dan menyempatkan diri meyapa masyarakat.

Dia mengunjungi dan mempromosikan Lokasi wisata Rante kasimpo yang terletak di Dusun Slaurante, Rinding Allo, Rongkong.

“Jika ke Luwu Utara, jangan lupa ke lokasi wisata Rante Kasimpo. Belum pas rasanya ke Luwu Utara kalau belum kesini,” tutur Andi Sudirman(jalu)

read more
DaerahNews

Bupati Majene Ucapkan Terima Kasih Kepada Wagub Sulsel serta Relawan Sulsel Peduli Gempa Sulbar

LANGITKU NETWORKS, Majene — Gempa yang melanda Sulawesi Barat, terparah di Kabupaten Majene dan Mamuju. Hari ini, Senin 18 Januari 2021, Bupati Majene H. Lukman menerima rombongan Pemprov Sulsel, Satuan Brimob Polda Sulsel, Organisasi agama, organisasi Masyarakat, dan Organisasi kepemudaan.

Seluruh rombongan yang tergabung dalam “Sulsel Peduli Gempa Sulbar” diketahui dilepas oleh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menuju Sulawesi Barat, Minggu 17 Januari 2021.

“Data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 17 Januari 2021 pukul 14.00 WIB, melaporkan korban meninggal dunia dampak gempa M6,2 di Sulbar 73 orang, dengan rincian 64 orang meninggal dunia di Mamuju dan sembilan di Majane,” kata H. Lukman Bupati Majene.

Di Majene, posko utama Gempa berada dikecamatan Malunda. Masyarakat saat ini di sekitar wilayah pesisir Majene sedang mengungsi di posko utama pengungsian.

“Kami saat ini menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayayah yang terdampak agar mengungsi ke posko pengungsian,” lanjutnya.

Terkahir, Bupati H.Lukman menyampaikan terima kasih atas seluruh bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian kepada masyarakat Majene.

“Terima kasih kepada Wagub Sulsel, Satuan Brimob Polda Sulsel, dan seluruh organisasi keagamaan, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam Sulsel Peduli Gempa Sulbar. Bantuan ini akan segera kami serahkan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana gempa,” pungkasnya.

Adapun gabungan organisasi dan komunitas yang tergabung dalam ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ diantaranya MES Sulsel, Andalan Sulsel Peduli, PW Nasyiatul Aisyiyah Sulsel, PW IPM sulsel, DPD IMM Sulsel, PW PM sulsel, Pelaut Indonesia Peduli, JAPNAS Sulsel, Elektro UH 01, Yasir Machmud Community, Mesin UH 01, PW IPIM Sulsel, Amphuri DPF sulampua, Al Markaz Al Islamiyah Makassar, Ije Squad Community/Relawan santri, GMKI Makassar, Developer Prosyar Sulsel, FOSSEI Sulselbar dan Papua, Persatuan Umat Buddha Indonesia ( PERMABUDHI), FKUB Sulsel, Majelis Tinggi Agama Khonghucu (MATAKIN), Perhimpunan Tionghoa Indonesia, HMI Cab. Makassar Timur, Universitas Islam Makassar, Andalan Berbagi, MUI, Teknik 01, Sat Brimob Polda Sulsel, serta Poltekkes Kemenkes Makassar.

read more
DaerahNews

Dikomandoi Andi Sudirman, Gabungan Organisasi akan Lakukan Aksi ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gabungan beberapa ormas dan komunitas akan melakukan aksi gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’. Yang dikomandoi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Gabungan Organisasi ini akan bergerak membantu korban gempa yang melanda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Adapun ormas, komunitas/paguyuban yang tergabung dalam ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ diantaranya MES Sulsel, Andalan Sulsel Peduli, PW Nasyiatul Aisyiyah Sulsel, PW IPM sulsel, DPD IMM Sulsel, PW PM sulsel, Pelaut Indonesia Peduli, JAPNAS Sulsel, Elektro UH 01, Yasir Machmud Community, Mesin UH 01, PW IPIM Sulsel, Amphuri DPF sulampua, Al Markaz Al Islamiyah Makassar, Ije Squad Community/Relawan santri, GMKI Makassar, Developer Prosyar Sulsel, FOSSEI, Permabudhi, FKUB, Universitas Islam Makassar dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu (MATAKIN).

Rencananya, bantuan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ akan berangkat Minggu (17/1/2021) besok sekitar pukul 07.00 pagi. Yang akan dilepas oleh Andi Sudirman di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar.

“Alhamdulillah gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ sangat diapresiasi dan banyak organisasi yang ikut bergabung untuk menyalurkan bantuan kepada korban terdampak gempa di Sulbar,” ungkap Rusdi Al Jundi selaku panitia ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’.

“Kami berharap bantuan ini nantinya bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujarnya.

read more
DaerahNews

Usai Divaksin, PJ Wali Kota Makassar : Jarumnya Seperti Suntik Untuk Bayi

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin resmi mencanangkan pendistirbusian Vaksin Covid-19 Sinovac di Kota Makassar.

Pencanangan awal dilakukan di Puskesmas Makkasau, Jalan Ratulangi, Kamis, (14/1/21) dan dihadiri Sekda Kota Makassar, Kapolrestabes Makassar, Wakasat Intelkam Polrestabes, Dandenpom, PLT Kadinkes Makassar, Ketua IDI Makassar, ketua PDGI Makassar, PPNI Makassar, Direktur RSGMP Unhas, Pimpinan Stikes Sandy Karsa, Ketua Persakmi, Dekan FKG UMI, Dekan FKG Unhas.

Peserta yang hadir adalah peserta yang namanya telah terdaftar siap untuk di Vaksin.

“Alhamdulillah vaksin Covid 19 sudah ada. Kita harus mengapresiasi upaya pemerintah pusat untuk bagaimana melepaskan masyarakat dari pandemi ini,” ucap Rudy Djamaluddin dalam sambutannya.

Kata Rudy, khusus Kota Makassar mendapatkan kouta vaksin sebanyak 14.324 vaksin. Untuk tahap awal pendistribusian diberikan 3.000 botol.

“Sudah ada di Makassar itu sekitar 3.000 vaksin. Dan yang sudah terdistribusi tahap awal itu ada 500 botol vaksin. Rencana tahap kedua 18 Januari,” jelasnya.

Usai sambutan, Rudy Djamaluddin dan para peserta yang akan divaksin bersiap-siap. Pertama-tama Rudy masuk keruangan untuk di data, lalu diperiksa tensi dan suhu tubuh serta ditanya soal riwayat penyakitnya.

Rudy lolos dan masuk ke ruangan Imunisasi puskesmas Makkasau untuk menerima vaksin pertama di Kota Makassar.

Usai disuntik, Rudy mendapatkan sertifikat dan berkata dihadapan media yang hadir “Gak terasa apa-apa kok, jarumnya seperti jarum suntik yang diperuntukkan buat anak bayi. Sangat halus dan yang menyuntik juga sudah ahli. Jadi aman-aman saja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan ada dua tujuan pemberian vaksin ini yakni untuk melindungi diri kita sendiri dan bagaiamana kita memutus penyebaran mata rantai Covid-19 secara drastis.

Rudy pun meminta kepada masyarakat agar memandang vaksin ini sebagai hal yang positif.

“Ini bentuk perlindungan jadi jangan takut divaksin. Karena yakin tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan warganya,” pungkas Rudy.

Pemberian vaksin sinovac ini dilakukan secara LIVE di salah satu stasiun tv dan via zoom.

Untuk diketahui dari 18 peserta yang akan divaksin hanya 11 orang yang memenuhi standar. Muhammad Ansar, Sekda Kota Makassar sendiri tidak mendapatkan vaksin karena tensinya melampaui batas normal. Begitupun dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu, beliau memiliki riwayat penyakit jantung. (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Andi Sudirman Jadi Orang Pertama Suntik Vaksin Covid-19 di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Mengenakan rompi biru ‘Tim Vaksinasi Covid-19 Pemprov Sulsel’ Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman disuntik vaksin virus corona, Kamis (14/1/2021).

Ia mendampingi Gubernur Nurdin Abdullah pada pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RS Dadi Makassar, Jalan Lanto Daeng Pasewang. Dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Sulawesi Selatan yang Sehat dan Produktif Dengan Vaksinasi Covid-19”.

Penyuntikan perdana yang dilakukan oleh Pemprov Sulsel dengan vaksin Covid-19 CoronaVac buatan perusahaan asal China, Sinovac ini menandai program vaksinasi di Sulsel. Vaksin Sinovac telah lulus uji verifikasi dari BPOM dan sertifikat halal dari MUI, serta mendapat surat ijin Emergency Use of Authorization (EUA). Pelaksanaan ini pun serentak dilakukan dibeberapa daerah setelah dimulai oleh Presiden RI, Joko Widodo pada Rabu (13/1/2021) kemarin.

Sebelum penyuntikan, dilakukan skrining mengenai kondisi kesehatannya secara umum. Karena sesuatu alasan, Gubernur Nurdin Abdullah tidak bisa melakukan vaksin pada kali ini.

Direncanakan Forkompinda mulai dari Gubernur, Wagub, Sekda, Pangdam Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Kajari, Ketua DPRD akan menerima vaksinasi perdana yang dicanangkan Pemprov Sulsel. Namun setelah proses skrining, hanya Wagub Sulsel yang lolos skrining dari unsur Forkompinda Sulsel.

Wagub Sulsel pun menjadi yang pertama di Sulsel menerima vaksin Sinovac. Sebelum disuntikkan, tim dokter menunjukkan kotak vaksin bertulis Sinovac, dan mengeluarkan botol kecil yang masih tersegel.

Tampak Andi Sudirman menerima suntikan vaksin Sinovac dengan tenang. Saat ditanyai wartawan usai divaksinasi, “Alhamdulillah, jarumnya kecil, tak sebesar yg saya kira, jadi tidak terasa,” ujarnya sembari bercanda disambut gemuruh tawa awak media.

Diketahui, Sulsel menerima 66.640 vaksin Covid-19, yang diprioritaskan lebih dulu untuk tenaga kesehatan. Untuk tahap pertama menerima 30 ribu vaksin. Yang disebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros. Sementara untuk daerah lainnya, direncanakan pada bulan Februari mendatang.

read more
DaerahNews

Jokowi serahkan SK Hutan, wagub sulsel : bukti pemerintah sayang masyarakatnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Di gelar secara langsung di Istana dan diikuti secara virtual oleh seluruh Provinsi di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo menyerah surat keputusan hutan sosial, surat keputusan hutan adat dan surat keputusan tanah obyek reforma agraria (Tora).

Di Sulawesi Selatan sendiri, penyerahan SK di saksikan langsung secara virtual oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan Perhutanan Sosial sebanyak 227 SK, seluas 276.571,72 hektar, bagi 36.469 KK dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 1 SK, seluas 2.103,11 hektar bagi 2.157 penerima,” imbuh Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub Andi Sudirman sangat mengapresiasi kebijakan Presiden RI Joko Widodo dengan hadirnya program hutan sosial, adat, dan tora.

“Banyak sertifikat yang didapatkan masyarakat, koperasi bisa masuk hutan untuk peningkatan ekonomi dan menjaga hutan,” ungkapnya saat memberikan sambutan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis 7 Januari 2020.

Baginya program ini sangat luar biasa yang merupakan sebuah terobosan dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.

“Pemerintah Provonsi Sulawesi Selatan berterima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Karena program tersebut kami dapat membantu warga untuk memanfaatkan hutan sosial untuk kesejahteraan masyarakat kecil, juga kami diberi akses untuk membangun daerah terisolir yang dulunya hutan lindung sekarang bisa untuk kepentingan umum” katanya.

Andi Sudirman mengingatkan kepada seluruh masyarakat, agar jangan jadikan program ini bencana dengan merusak,”Ini tujuannya untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” tuturnya.

Kita bisa menjadikan hutan produktif tapi tetap sesuai aturan yang berlaku. Kita menjaga tapi kita memanfaatkan.

“Di Sulsel dengan adanya SK ini merupakan Kesempatan yang besar. Program keadilan dan bukti Pemerintah menyayangi masyarakatnya,” katanya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan dalam kepemimpinannya sejak 5 tahun, pemerintah fokus pada retribusi aset, terkait ketimpangan ekonomi khususnya yang terjadi di pedesaan dan lingkungan.

“Reritribusi aset menjadi jawaban atas sengketa agraria baik itu antar masyarakat dengan perusahaan atau masyarakat antar pemerintah. Pada hari ini diserahkan 2.929 Sk perhutanan sosial diseluruh Indonesia, luas 3.442.000 Ha yang akan bermanfaat bagi 651.000 KK. Selain itu juga terdapat 35 SK hUtan adat seluas 37500 Ha, dan 58 SK Tora, dengan luas 72.000 Ha di 17 Provinsi,” jelasnya.

Presiden menegaskan, ia tidak ingin hanya sekedar membagi SK, ia akan mengikuti dan memastikan bahwa lahan digunakan untuk kegiatan produktif tidak di terlantarkan hingga terus di kembangkan agar ekonomi masyarakat meningkat.

“Tidak cukup hanya pemberian ini saja, tapi juga agar di rumuskan aspek usahanya dengan kegiatan ekonomi yang produktif dan ramah lingkungan. SK harus dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang bernilai ekonomi. Saya kira banyak komoditi yang bisa dikembangkan,” sambungnya.

read more
DaerahNews

PJ Walikota Makassar Resmikan Dermaga Muda Lakkang

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin meresmikan Dermaga di Pulau Lakkang. Selasa, (5/1/21).

Dermaga tersebut bernama “Dermaga Muda Lakkang” di Pulau Lakkang,

Peresmiannya dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Makassar sekaligus sebagai Tokoh masyarakat Pulau Lakkang, Rudianto Lallo, Ketua TP PKK Kota Makassar, Ketua 2 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, Kepala Dinas PU, Camat Tallo, serta RT/RW setempat.

Pada kesempatan itu, Rudy mengatakan dermaga ini dibangun untuk mempermudah akses warga pulau Lakkang melakukan aktivitas perekonomian di Kota.

“Jadi dermaga yang berukuran 6 x 12 meter itu siap melayani aktivitas bagi warga yang berdomisili di Kampung Lakkang ke Kota. Dengan memotong jarak dan waktu tempuh yang lumayan banyak. Biasanya 30 menit dari dermaga lama ke dermaga kera-kera. Ini sekarang hanya butuh waktu 2 menit saja sudah sampai ke dermaga kera-kera,” ucapnya.

Dengan begitu, kata Rudy, warga pulau tidak butuh waktu lama lagi untuk melakukan penyeberangan ke Kota. Warga juga bisa lebih bersemangat untuk dapat meningkatkan aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga Lakkang.

Hal Senada disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, ia mengatakan ditengah pandemi ini infrastruktur juga penting untuk diperhatikan.

“Tapi saya salut dengan PJ walikota sekarang, malah beliau yang ingatkan untuk pembangunan ini dermaga. Padahal hampir semua anggaran beralih ke penanganan Covid 19,”jelasnya.

Rudianto Lallo juga berencana akan mengajukan penambahan satu dermaga lagi agar bisa lebih memudahkan warga Lakkang beraktivitas.

Untuk diketahui, pembangunan dermaga ini menelan biaya dengan nilai kontrak sebesar Rp 577.370.000. Karenanya, Pemerintah Kota Makassar berharap agar dermaga ini dapat dimanfaatkan serta dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya.

Pada peresmian ini pula, Baznas ikut andil dengan menyumbangkan satu buah perahu berukuran besar yang diperuntukkan buat warga Lakkang jika ingin menyebrang.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wajah Baru RPH Antang, Pj Wali Kota Makassar Siapkan Manajemen Pengelolaan Terintegrasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Antang kini memiliki wajah baru. RPH yang letaknya di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala ini sedang dalam tahap revitalisasi. Kondisi tersebut terekam saat Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengunjungi tempat pemotongan hewan ini Senin (4/1/2021).

Rudy yang hadir di dampingi oleh beberapa SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar melihat langsung pengerjaan RPH menuju modernisasi. Rumah potong hewan yang dulunya terkesan kurang terawat kini perlahan di benahi dengan anggaran yang cukup besar.

“Kita ingin hadirkan RPH modern. Olehnya itu pengerjaannya tidak boleh setengah-setengah. Siapkan konsepnya,metodenya dan yang pasti lahannya menjadi prioritas. Ini di karenakan agar apa yang menjadi impian yakni RPH terbesar dapat kita wujudkan”,ungkap Rudy.

Di singgung terkait jumlah anggaran revitalisasi yang di keluarkan, Pj Wali Kota Makassar pun angkat bicara.

“Alhamdulillah ya Pemerintah Kota Makassar mendapat perhatian besar dari Pemerintah Pusat juga Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dari Pusat itu kita di suplai sebesar Rp 1,4 M yang akan di gunakan untuk pengadaan dan pemasangan peralatan dan dari Pemprov Sulsel kucuran Rp 8,5 M untuk pembangunan fisik bangunan utama. Sementara dari Pemkot Makassar sendiri pembebasan lahan seluas 3,1 Ha sudah di anggarkan dalam APBD melalui Dinas Pertanahan”,tegasnya.

Rudy berharap dengan adanya wajah baru dari RPH Antang ini kualitas daging yang di salurkan nantinya bisa lebih terjamin kebersihan dan kehalalannya.

“Kita revitalisasi RPH ini dengan harapan agar kualitas daging bisa lebih segar. Ingat daging ingat RPH. Ini yang ingin kita tanamkan ke masyarakat agar fokus pembelian dagingnya di sini saja. Olehnya itu semua aspek harus di perhatikan. Kebersihan dan kehalalannya. Cara penyembelihan dan pemisahan daging itu juga menjadi catatan”,tambahnya.

Dengan adanya tampilan baru dari RPH Antang, di harapkan juga dapat menjadi destinasi menarik bukan hanya warga Makassar namun juga warga luar Makassar karena selain tempat pemotongan hewan, di area tersebut juga akan di bangun pasar hewan serta rumah pengolahan kulit hewan seperti tas juga sepatu (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Bangkitkan Potensi Wisata, Rudy Kenalkan Pengrajin Perak Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin meminta semua pihak agar kembali membangkitkan gairah perekonomian Makassar. Ia berharap adanya cambukan semangat untuk para pelaku usaha agar dapat menggerakkan roda perekonomian terlebih di masa pandemi seperti sekarang.

Kota Makassar memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya. Wilayah pengrajin perak bisa menjadi salah satu destinasi pilihan. Hal tersebut di ungkapkan saat mengunjungi pengrajin perak dan emas yang terletak di Jalan Satando Kecamatan Wajo, Senin (4/1/2021).

Prof Rudy di dampingi Ketua PKK Kota Makassar Rossy Timur Wahyuningsih mengatakan perlu memberikan peluang dan jalan bagi para pengrajin perak agar juga dapat di kenal dan hasil tangannya bisa di pasarkan secara luas.

“Pengrajin perak di Makassar ini karyanya tidak kalah dengan daerah lainnya. Meski masih manual tapi hasilnya sangat apik dan rapi. Ada dua wilayah di Makassar yang mayoritas warganya menjadi pengrajin perak yakni di Satando Kecamatan Wajo dan Borong Kecamatan Manggala”,ungkap Rudy.


Melihat keliahaian tangan serta kreativitas para pengrajin, Penjabat Wali Kota Makassar ini berjanji akan membantu untuk memberikan pelatihan juga dalam hal pemasaran kelak.

“Di Satando ini yang terbesar. Ada pengrajin emasnya juga yang pasarannya langsung ke pusat emas di Jalan Somba Opu Makassar. Nah saya inginkan mereka ini di berikan pelatihan agar dapat menghasilkan karya yang lebih elegan lagi dengan nilai jual yang tinggi”,pungkasnya.

Tampilan karya pengrajin yang halus memikat mata Pj Wali Kota Makassar. Olehnya itu ia berharap agar ke depan juga di edukasi bagaimana metode pemasaran dengan tampilan yang menarik.

“Karya yang sudah bagus ini perlu di rapikan lagi dengan di kemas cantik. Kalau kemasan bagus otomatis akan makin meningkatkan penjualan. Setelah itu di edukasi lagi cara memasarkan dengan melihat target pasar agar tepat sasaran”,tambahnya.

Selain mengunjungi para pengrajin perak, Pj Wali Kota Makassar ini juga berkeliling melihat usaha warga lainnya seperti pembuatan Payet baju yang di gunakan untuk gaun pengantin. (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Di Launching Presiden Joko Widodo, Wagub Andi Sudirman Sulaiman Serahkan Bantuan Sosial 2021

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Peluncuran bantuan tunai Se Indonesia dilaksanakan secara virtual yang di serahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Senin 4 Januari 2021.

Bantuan tunai itu terdiri dari program-program bantuan sosial atau Bansos tahun anggaran 2021.

Di Sulawesi Selatan sendiri, penerimaan di hadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Sekertaris Daerah Sulsel Abd Hayat Gani, Wakapolda Sulsel, Wakajati, dan Kepala OPD lingkup Sulsel. Pimpinna bank dan PT Pos

“Presiden RI Joko Widodo baru saja melaucnhing bantuan ada pkh, sembako, dan tunai. Penyaluran bansos pada awal tahun ini diharapkan dapat mengangkat kemampuan ekonomi, daya beli masyarakat, dan konsumsi rumah tangga masyarakat,” kata Andi Sudirman, saat menghadiri secara virtual di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.

“Di sulsel 8,72 % angka kemiskinan. Tentu ini menjadi PR bersama, dengan program ini dapat membantu meringankan beban di tengah pandemi,” sambungnya

Kembali, Wagub Sulsel mengingatkan agar penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Penyaluran bantuan sosial harus tepat sasaran, dan saat penyaluran bantuan harus sesuai dengan protokol kesehatan,” tambahnya

Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan bahwa bantuan ini disalurkan ke 34 Provinsi di Indinesia.

“Bantuan tunai ini akan diberikan kepada masyarakat dalam beberapa tahapan. Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan keluarga yang terdampak dan juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat agar dapat meningkat,” jelasnya.

Presiden RI berpesan agar masyarakat memanfaatkan bantuan yang ada, “manfaatkan bantuan ini secara tepat, untuk kebutuhan pokok dan pangan keluarga,” tuturnya.

Selanjutnya, Presiden menegaskan kembali bahwa bantuan untuk masyarakat ini tidak ada potongan-potongan.

“Saya tegaskan, bantuan diterima ini nilainya utuh sampai kepada masyarakat, tidak ada potongan. Dan masyarakat tidak menunggu terlalu lama,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Wagub Andi Sudirman menyerahkan secara simbolis bantuan sosial kepada penerima manfaat di Sulawesi Selatan.

read more