close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Dilaunching Jokowi, Wagub Sulsel Hadiri Peresmian Pabrik Gula PAG di Bombana

LANGITKU NETWORKS, Bombana – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri peresmian pabrik gula dengan jumlah produksi terbesar di Indonesia di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pabrik gula milik PT Prima Alam Gemilang (PAG) yang berlokasi di Desa Watuwatu, Lantari Jaya itu diresmikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara terlebih dahulu meninjau lokasi panen tebu yang berada di areal pabrik terintegrasi. Selanjutnya, Presiden juga turut meninjau pabrik gula dan gudang penyimpanan yang ada.

Untuk diketahui, kapasitas pengolahan tebu yang mampu dilakukan pabrik tersebut ialah sebanyak 8.000 TCD (ton cane per day) yang mampu ditingkatkan hingga 12.000 TCD. Dengan kapasitas tersebut, pabrik mampu memproduksi gula kristal putih sebanyak 800 hingga 1.200 ton per hari.

Dalam sambutan CEO PT Prima Alam Gemilang bahwa Pabrik Gula Bombana ini ada atas inisiatif dari Mentan Andi Amran Sulaiman periode 2014-2019 bersama pengusaha berdarah bugis makassar Andi Syamsuddin Arsyad.

“Ini atas inisiasi Mentan sebelumnya Bapak Andi Amran Sulaiman untuk melaksanakan instruksi Bapak Presiden Joko Widodo 3 tahun lalu untuk mengurangi ketergantungan atas gula import. Bapak Andi Amran Sulaiman kemudian mengajak Andi Syam untuk berinvestasi dengan penuh keyakinan dan hasilnya sekarang bisa beroperasi” ujarnya.

Presiden RI, Jokowi menyebut bahwa investasi untuk membuka kebun tebu dan pabrik gula terintegrasi tersebut merupakan sebuah keberanian yang patut diapresiasi. Pabrik dengan kapasitas produksi yang tergolong besar di Indonesia tersebut dioperasikan oleh PT Prima Alam Gemilang dengan teknologi modern yang didukung otomatisasi.

“Ini adalah sebuah keberanian. Keberanian membuka sebuah investasi dan usaha di tempat ini. Ini yang harus kita apresiasi dan hargai. Dimulai tiga tahun lalu dan sekarang selesai dan sudah berproduksi,” ujarnya saat memberi sambutan peresmian.

Selain keberanian tersebut, satu hal yang perlu digarisbawahi ialah bahwa investasi tersebut nyatanya mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Dalam operasinya, kebun dan pabrik itu dapat menyerap maksimal 15.000 tenaga kerja.

Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan komoditas gula di Indonesia mencapai 5,8 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, baru sebanyak 2,1 juta ton yang mampu diproduksi di dalam negeri. Sedangkan sisanya, masih harus mengandalkan impor.

“Sehingga pendirian pabrik gula di Bombana ini sekali lagi patut kita hargai karena nanti mengurangi impor. Artinya bisa memperbanyak devisa negara dan memperkuat neraca transaksi berjalan kita. Saya tanya masih minat investasi katanya tadi masih. Ini jangan halangi, saya harap 3 tahun lagi saya datang resmikan pabrik berikutnya dengan garapan lebih luas lagi” kata Presiden.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan selamat atas peresmian Pabrik Gula PT Prima Alam Gemilang (PAG).

Ia berharap, “Kita harus mendukung dan apreasiasi investasi ini. Pertama berani berinvestasi dalam kondisi saat ini, kedua membuka lapangan kerja 15 ribu itu luar biasa. Ini belum termasuk usaha lapangan kerja turunannya” ujarnya.

Usai peresmian itu, Jokowi bertolak ke Kendari untuk peresmian Jembatan Bahteramas di Kota Kendari.(jalu)

read more
DaerahNews

Peluncuran Bersama Buku Sastra di Hari Jadi Sulsel ke-351

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Jumlah 40an judul buku sastra yang mampu diterbitkan dalam 2 tahun terakhir merupakan pencapaian yang patut diapresiasi,” begitu komentar Dr Ajiep Padindang, SE, MM, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, saat peluncuran bersama buku sastra, di Etika Studio, Makassar, Senin, 19 Oktober 2020.

Peluncuran Bersama Buku Sastra ini dalam rangka Hari Jadi Sulsel ke-351 dan Bulan Bahasa dan Sastra 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKSS) dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Sulawesi Selatan.

Meski dari sisi kuantitas terbilang cukup menggembirakan namun dari segi tema masih perlu ditelaah, apakah karya-karya itu memotret situasi sosial masyarakat, mengangkat nilai-nilai lokal dan kesustraan Sulawesi Selatan, serta membincangkan persoalan kebangsaan dan keindonesiaan kita. Karena itu, kita butuh kritikus sastra yang akan mengkaji karya para penulis agar lebih baik dan berkualitas.

“Sayangnya, kritikus sastra itu termasuk manusia langka,” kata Ajiep Padindang, yang memang sangat dekat dengan sastrawan dan seniman itu. Kali ini hanya ada satu buku kritik sastra yang ditulis Mahrus Andis.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang kini menjalani periode keduanya di Senayan itu, menaruh perhatian besar terhadap perkembangan sastra daerah. Dia misalnya, mengembangkan Sekolah Bugis di beberapa kabupaten di Sulsel, dan memuji penerbitan karya sastra berbahasa Makassar. Namun dalam talkshow yang dipandu Rusdin Tompo itu, dia mengingatkan agar karya sastra, khususnya puisi, bukan hanya sekadar mengubah puisi bahasa Indonesia menjadi puisi berbahasa Makassar, tapi lebih penting dari itu memberi penguatan pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal kita. Talkshow ini bertema “Budaya Literasi dan Literasi Budaya Sulawesi Selatan”.

Ketua Harian LAPAKKSS, Yudhistira Sukatanya, mengatakan bahwa ide acara ini sederhana. Yakni, hanya mencoba mengidentifikasi berapa banyak buku sastra yang diterbitkan oleh teman-teman di Sulsel. Jadi, dengan bikin acara ini, harapannya bisa terlacak dan terpetakan karya sastra yang terbit selama periode tertentu. Sehingga, acara ini lebih bersifat apresiasi kepada teman-teman penulis.

“Malah ada keinginan kita akan memberikan penganugerahan terhadap para penulis, termasuk pemberian lifetime achievement kepada mereka yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan dunia sastra,” katanya.

Buku satra yang di-launching bersama itu sangat beragam. Boleh dikata lintas generasi, genre, gender, dan dari beragam profesi. Pada karya puisi antara lain, ada buku Goenawan Monoharto (Dansa Bersama Corona dan O Ammalek), Kembong Daeng (Perempuan Makassar), Nur Failia Majid (Serpihan Tak Tersisa), Syahril Patakaki Dg Nassa (Sanja Mangkasara: Attayang ri Masunggua), Tri Astoto Kodarie (Tarian Pembawa Angin), DianSi (Ibu Bumi Ayah Matahari), Mahasiswa Kedokteran UMI Kelas A (Antologi Puisi: Di Balik Jas Putih. Editor St. Rahmawati), serta karya murid-murid SDN Borong Makassar (Antologi Puisi, Perpustakaan Baru).

Ada buku pantun karya Ang Bang Tjiong, Asis Nojeng, Agnes Kwenang, Ang Heang Tek (Pantoen Melajoe Makassar), juga cerpen seperti karya Andi Wanua Tangke (Prajurit yang Nakal), I.R Makkatutu (Memeluk Retak) dan Muh. Amir Jaya (Seutas Tasbih dan Sajadah Misteri).

Ada pula buku cerita anak yang ditulis oleh Madia S. Nura (Sangiang Serri’ dan Kucing Penjaga Padi) dan Rahim Kallo (Serial Si Ojan), serta novel karya Yudhistira Sukatanya (Robert Wolter Mongisidi, Surat-surat dari Sel Maut), Idwar Anwar (Opu Daeng Risaju), Labbiri (Tusalama’), dan Suradi Yasil (Cinta dan Kusta).

Semua buku yang diluncurkan itu didonasikan kepada Perpustakaan Desa Jenetallasa (Gowa) dan Rumah Cerdas (Maros), yang diserahkan langsung oleh Ajiep Padindang, didampingi oleh Yudhistira Sukatanya dan Goenawan Monoharto. Selain monolog, acara ini juga diisi dengan pembacaan puisi oleh Muh Naafi Ramadhan, Komunitas Anak Pelangi (K-apel) dan sejumlah penyair.(jalu)

read more
DaerahNews

Bahas Penanganan Covid-19 , Imam Islamic Center New York Temui Prof Rudy

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Imam Islamic Center Of New York Amerika Serikat Muhammad Syamsi Ali menemui Penjabat Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dirumah jabatan Walikota Makassar, Selasa (20/10/2020).

Dalam lawatannya ke Makassar, Muhammad Syamsi Ali selain mengunjungi Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah, dirinya juga menemui Prof Rudy membahas perkembangan Covid 19 di New York .

“Saat ini pandemi Covid 19 di New York hampir sama yang terjadi di Indonesia, jadi selain ingin melihat bagaimana penanganan covid-19 di Kota Makassar sebagai bahan masukan, sekalian juga ingin bersilaturahim sebagai putra daerah ke Prof Rudy,” katanya.

Dia mengatakan di Amerika Serikat saat ini perkembangan pandemi covid-19 juga mengalami pasang surut seperti di negara negara lainnya.

“Kecendrungan di negara bagian Florida dan texas covid-19 kembali mengalami peningkatan sejak diberlakukan kembali belajar tatap muka baik di sekolah sekolah maupun perkuliah di kampus kampus, sehingga diberlakukan kembali belajar dan kuliah daring. Sementara itu di kota New York rasionya dibawah 1 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengatakan bahwa saat ini status kota Makassar telah keluar dari zona merah ke zona oranye, namun Ia menghimbau agar perubahan tersebut jangan membuat masyarakat Makassar menjadi lengah.

“Penurunan ini harusnya kita lebih perketat dan jangan membuat kita lengah dan terlena, kalau semakin turun kita harus lebih ketat lagi untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, kenapa karena orang terpapar masih banyak. Jika kita ketat tentu penularan dapat kita tekan terus, apalagi saat ini perwali yang mengatur protokol kesehatan tentang keramaian seperti acara pernikahan tidak boleh ada kegiatan acara makan minum karena potensi terjadi penularan virus masih sangat besar,” ungkapnya.

Selain membahas penanganan covid-19, keduanya juga membahas terkait pembangunan pesantren Nusantara Madani yang rencananya akan dibangun di antara Kota New York dan Boston dengan arsitektur bamgunan indonesia.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot dan KPU Makassar akan Rapid Test 16 Ribu Petugas KPPS

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar berencana melakukan Rapid Test massal terhadap 16 Ribu petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas menjadi panitia di TPS saat hari pencoblosan, Rabu, 9 Desember 2020. Hal tersebut terungkap saat berlangsung pertemuan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin bersama sejumlah anggota KPU Makassar di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Selasa (20/10/2020).

Rencananya, ribuan petugas KPPS tersebut akan menjalani Rapid Test massal di sejumlah Puskesmas di Kota Makassar mulai tanggal 14 November hingga 20 November mendatang.

“Kami mendukung penuh rencana teman-teman KPU yang selalu mengedepankan aspek kesehatan dalam setiap proses pelaksanaan tahapan Pilwali. Termasuk Rapid Test untuk petugas KPPS. Insya Allah Pemkot Makassar melalui Dinas Kesehatan akan membantu, baik itu tenaga medis maupun tempat pelaksanaannya” ujar Prof Rudy.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy kembali mengingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi dunia, termasuk di Kota Makassar.

Pada kesempatan ini, Ketua KPU Kota Makassar, M. Faridl Wajdi juga menyampaikan rencana pelaksanaan debat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar yang akan digelar sebanyak tiga kali.

“Debat pertama dan kedua kemungkinan kita gelar di Jakarta pada minggu pertama dan minggu terakhir di bulan November. Sedangkan debat yang ketiga kita akan lakukan di Makassar, tepatnya di awal bulan Desember atau dihari terakhir masa kampanye” ujar M. Faridl Wajdi.

Menurutnya, dalam debat tersebut penerapan protokol kesehatan akan menjadi perhatian utama.

“Itu sudah jelas diatur dalam Peraturan KPU. Jadi hanya beberapa saja perwakilan dari setiap paslon yang hadir, termasuk perwakilan dari KPU dan Bawaslu yang juga dibatasi” ujarnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Indonesia Investment Day bersama KBRI Singapura, Wagub Paparkan Peluang Investasi di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi produktif baru menjadi salah satu misi Pemprov Sulsel dalam hal peningkatan investasi. Beragam potensi peluang investasi yang ada di Sulawesi Selatan.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Road to Indonesia Investment Day (IID) 2020 South Sulawesi.

Indonesia Investment Day (IID) merupakan salah satu event promosi international dalam rangka mendukung peningkatan investasi daerah di Indonesia. Yang dilaksanakan secara virtual.

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri virtual oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia; Gubernur Bank Indonesia; Kepala BKPM Indonesia; Walikota Makassar; Kepala Badan Pembangunan Daerah Sulsel.

“Sulawesi Selatan memiliki potensi pada produk-produk unggulan di sektor perkebunan pertanian, perikanan, dan banyak lagi. Yang paling menonjol adalah di sektor perkebunan yaitu produk unggulan Kopi dan Kakao,” ungkapnya.

Dua sektor itu, kata dia, memiliki lahan yang luas. Khusus kopi memiliki beragam jenis, diantaranya kopi khas Toraja, kopi Bontocani dan ratusan jenis kopi lainnya. “Yang kita butuhkan adalah jaminan untuk proses, certified farming, sistem kemasan produk, sehingga memiliki nilai tambah, nilai sehat dan higienis,” ujarnya.

Untuk sektor Kakao, terdapat lahan seluas ratusan ribu hektar. Yang dibutuhkan, kata dia, adalah pabrik yang modern sehingga mampu memproduksi industri hilir dan produksi coklat.

Selain itu, ada juga sektor pariwisata. Sulsel memiliki ratusan kepulauan yang tersebar di Sulawesi selatan, seperti: Pulau-pulau di Selayar, dan daerah pesisir yang indah di Tanjung Bira. Ada juga wisata kearifan lokal yang kita miliki di berbagai daerah Seperti; Danau tempe, Toraja, negeri di atas awan, dan banyak lagi

“Dari sektor wisata ini, kita butuh untuk menampakkan sebuah atraksi yang menarik minat wisatawan termasuk pada sistem akomodasi sepeti hotel dengan sistem berstandar dan nyaman bagi wisatawan, dan transportasi di mana kita sudah meletakkan fondasi sistem infrastruktur pada beberapa penerbangan domestik yang mulai beroperasi dan kita juga sudah subsidi tiket ke wilayah potensi investasi termasuk ke bandara Toraja, Bua Luwu, dan Aroeppala,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata orang nomor dua di Sulsel itu, bahwa juga dimiliki berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi investor di Sulawesi Selatan yaitu; layanan terpadu satu pintu, pengiriman tunggal online (OSS), layanan cepat tepat dan transparan, jaminan kepastian dan keamanan bisnis, dan budaya Assauna: gotong royong, kekeluargaan, menolong alam.

“Dalam hal investasi kearifan lokal, kita juga perlu membangun karakter yang bisa maju bersama agar tidak menimbulkan adanya gesekan antara penduduk lokal dan tamu dari mancanegara sehingga bisa mendorong terciptanya kolaborasi yang ke depannya saling membangun dan besar bersama. Maju bersama dan berkolaborasi, bersinergi untuk sebuah kemandirian Sulawesi Selatan yang lebih baik ke depan,” terangnya.(jalu)

read more
DaerahNews

HUT ke 351 Sulsel, Prof Rudy : Bersama Kembalikan Kejayaan Produk Unggulan Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin secara khusus menyampaikan apresiasi dan selamat atas Hari Ulang tahun Provinsi Sulawesi Selatan ke 351 yang jatuh tepat hari Senin, 19 Oktober 2020. Menurutnya, HUT Sulsel tahun ini merupakan momentum kebangkitan dan kesadaran bersama untuk bisa mengembalikan kejayaan Sulawesi Selatan sebagai penyanggah sejumlah produk unggulan nasional. Hal tersebut diungkapkan Prof Rudy di Balaikota Makassar, Senin (19/10/2020).

“Saya menyampaikan selamat ulang tahun Sulawesi Selatan yang ke 351. Ini adalah momen kebangkitan untuk bersama-sama mengembalikan kejayaan berbagai produk unggulan Sulsel. Insya Allah dengan gerak bersama ekonomi Sulsel akan semakin kuat kedepan”ujarnya.

Menurut Rudy, tekad tersebut akan terwujud selama sinergi dengan seluruh elemen masyarakat terjalin kuat, baik itu pemerintah, swasta maupun masyarakat.

“Kebersamaan itu di perlukan untuk bisa mengoptimalisasi seluruh potensi-potensi yang kita miliki. Selain itu, di satu sisi kita juga harus tetap menjaga keseimbangan alam untuk menghindari ekses negatif dari upaya kita mempercepat pertumbuhan ekonomi” lanjutnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Hari Jadi Sulsel, Wagub : Alhamdulillah, semoga tiket subsidi ini bisa meningkatkan ekonomi dan kunjungan wisata

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan kado istimewa dalam Peringatan Hari Jadi Provinsi Sulsel (Sulsel) ke-351, Senin, 19 Oktober 2020.

Salah satunya, Pemprov Sulsel memberikan subsidi tiket pesawat bagi warga pada tujuan penerbangan tertentu.

Pemprov Sulsel telah menyiapkan anggaran untuk pemberian subsidi tersebut sekitar Rp 5 miliar lebih tahun ini. Untuk kerjasama ini, Pemprov Sulsel menggandeng pihak maskapai penerbangan Citilink.

Khususnya untuk melayani rute penerbangan dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin (Makassar) ke Bandar Udara Buntu Kunik (Tana Toraja); rute penerbangan Makassar ke Bandara Udara Aroeppala (Kepulauan Selayar); serta rute penerbangan Makassar ke Bandara Udara Bua (Palopo). Begitupun untuk rute penerbangan sebaliknya.

Dengan pemberian subsidi tiket oleh Pemprov Sulsel, maka harga tiket menjadi murah.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi atas kerja sama ini. Apalagi sebelumnya, Wakil Gubernur Sulsel pun terus mendorong hadirnya subsidi tiket ini, khususnya penerbangan ke Bandara Buntu Kunik. Bandara yang dibangun oleh Pemerintah Pusat di Toraja itu pun, ditopang dengan pembangunan infrastruktur oleh Pemprov Sulsel. Sehingga diharapkan meningkatkan wisatawan, ekonomi, serta penerbangan akan lancar.

“Pemerintah wajib hadir untuk memastikan bahwa penerbangan di bandara difungsikan lebih maksimal, terutama untuk menopang sektor wisata,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman.

“Alhamdulillah, sesuai rencana, Pemprov berikan subsidi tiket. Dengan adanya subsidi itu, maka akan meningkatkan wisatawan mancanegara maupun domestik yang ke wilayah di Sulawesi Selatan,” jelas Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Hari Jadi Sulsel Ke 351, Senin (19/10/2020). (jalu)

 

 

read more
DaerahNews

Sekolah Menulis K-apel Hadirkan Rusdin Tompo

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kelompok Anak Pelangi (K-apel) mengadakan Sekolah Menulis dengan menghadirkan Rusdin Tompo, yang dikenal sebagai penulis dan editor buku. Sekolah Menulis ini diikuti sekira 20an peserta, di antaranya berstatus pelajar dan mahasiswa. Kegiatan yang diadakan sebagai bagian dari gerakan Literasi Anak Juleha (Juara Sholeh Shohah) ini bertempat di Kopi Soe, Jalan Daeng Tata, Makassar, Sabtu (17/10/2020).

Tema Sekolah Menulis yang pertama kali diadakan oleh K-apel ini adalah dokumentasikan pikiranmu agar tidak termakan oleh usiamu. Rahman Rumaday, founder K-apel, mengatakan pilihan lokasi kegiatan di tempat ini karena dipenuhi buku-buku. Biar peserta termotivasi dan mendapat inspirasi dari buku-buku yang dilihatnya.

“Tujuan Sekolah Menulis ini untuk menggali potensi setiap orang agar didokumentasikan dalam bentuk buku,” beber pria berkaca mata yang akrab disapa Maman itu.

Sebagai fasilitator, Rusdin Tompo, mengakui ada banyak pengalaman dan pemikiran yang menarik dari setiap orang. Sayangnya, kerap pengalaman dan pemikiran itu berlalu begitu saja, kemudian terlupan seiring berjalannya waktu. Padahal kalau ditulis dan dibukukan bisa jadi pembelajaran dan inspirasi bagi orang lain.

“Menulis adalah cara kita beramal jariah, melalui ilmu yang bermanfaat,” ujar lelaki yang namanya masuk dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia, terbitan Yayasan Hari Puisi, Jakarta, itu.

Karena itu, Rusdin Tompo, yang sudah menerbitkan puluhan buku, baik sebagai penulis maupun editor, memberikan motivasi agar peserta berani menuangkan pikiran, perasaan dan pengalaman mereka dalam bentuk tulisan. Mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, menekankan agar menulis saja dulu, nanti perbaikan, koreksi atau penyuntingannya bisa dilakukan setelah itu. Termasuk untuk pengembangan tulisan dengan menambah data dan referensi yang, menurutnya, bisa dilakukan belakangan.

Dalam pelatihan yang dilakukan sehari ini, Rusdin Tompo banyak memberikan kiat-kiat menulis praktis tanpa harus dibebani beragam teori. Dia juga memberikan solusi bagaimana ketika seorang menghadapi kebuntuan ide, sehingga tak melanjutkan tulisannya. Menurutnya, kegiatan membaca, rekreasi dan berdiskusi dengan teman bisa membantu menyegarkan kembali pikiran untuk melanjutkan tulisan

“Jadikan tulisan-tulisan yang tertunda itu sebagai bank data dan modal untuk kita lanjutkan kegiatan menulis,” katanya memberi tips.

Heri Rusmana, pustakawan senior pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan(DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, di antaranya ikut sebagai peserta. Dia bercerita tentang pengalamannya menulis artikel dan buku. Katanya, kalau kita sungguh-sungguh, maka tulisan bisa dirampungkan dalam waktu relatif singkat. Meski diakui, dalam menulis perlu seseorang sebagai teman diskusi atau yang nanti berperan sebagai editor.

Beberapa peserta memang mengakui sering kali kehabisan kata-kata atau materi untuk pengembangan tulisan. Rusdin Tompo menyarankan agar tulisan-tulisan itu jangan dihapus atau dibuang. Bisa jadi, nanti diperlukan ketika ada momen atau isu aktual yang bisa memantik kita melanjutkan tulisan tersebut. Bahkan, ketika tulisan kita belum punya judul, lanjutkan saja. Judul bisa dibikin setelah tulisan kita rampung.

Di akhir kegiatan, peserta menyepakati untuk membuat buku kumpulan tulisan yang berkisah tentang pengalaman mereka selama pandemi Covid-19. Jadi, masing-masing peserta akan menulis sesuai latar belakangnya. Misalnya, pelajar, mahasiswa, atau pekerja akan menulis tentang dampak pandemi terhadap aktivitas atau kehidupannya. Buku bunga rampai tulisan tersebut rencananya akan diterbitkan pada Desember 2020 nanti.

Ketua K-apel, Rezky Amelia Syafiin, sebelum menutup Sekolah Penulis Komunitas Anak Pelangi menyemangati peserta dengan mengatakan bahwa jika kita punya niat baik maka alam semesta akan mendukungnya. Rezky Amelia, yang merupakan Duta Baca Sulsel tersebut, menyambut baik rencana membukukan pengalaman selama pandemi, karena akan jadi produk nyata dari Sekolah Menulis ini.(jalu)

read more
DaerahNews

Hadiri Kemah Kopi Rumbia, Wagub Sulsel Kemah Bersama Pemuda di Jeneponto

LANGITKU NETWORKS, Jeneponto — Masyarakat Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia berkumpul malam hari. Ia di kunjungi oleh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Jum’at (16/10/2020) malam.

Kunjungan kerja Wagub Andi Sudirman Sulaiman di Jeneponto kali ini untuk membuka Kemah Kopi Rumbia 2020 yang di ikuti Peserta yang didominasi oleh pemuda dari penggiat kopi, komunitas, dan pramuka.

Kemah Kopi telah memasuki tahun ke tiga. Dengan mengelola kopi secara tradisional melalui pengalaman petani, rumbia terus mengembangkan pertanian kopi.

Dalam kesempatan ini, Wagub Sulsel turut ikut memilih melewati malam di tenda seperti para peserta lainnya.

Wakil Bupati Jeneponto Paris Yaris yang turut hadir mendampingi Wagub Sulsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa “ini menjadi sebuah keistimewaan dengan kehadiran Wagub Sulsel. Masyarakat begitu mudah bercengkrama bersama,” Imbuhnya.

Menurutnya, Kopi Rumbia kini menjadi sorotan dengan kehadiran Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Saat ini, bagaimana kita harus mengembangkan kopi rumbia. Seperti apa kopi rumbia ini dapat dipasarkan di lintas kabupaten, provinsi bahkan mancanegara,” ungkapnya.

Bagi Wagub Andi Sudirman Sulaiman, kegiatan ini merupakan kreatifitas masyarakat Rumbia.

“Ini merupakan kreativitas warga rumbia yang membuka kebun kopi sekaligus wisata, saya merasa surprise melihat tempat ini,” katanya.

Wagub Sulsel telah beberapa kali mengunjungi Rumbia setiap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jeneponto. Baginya, Jeneponto banyak membangun sektor Pariwisata.

“Wisata dapat banyak hal, Wisata memicu kegiatan ekonomi masyarakat, mengembangkan UMKM salah satunya,” jelas Andi Sudirman Sulaiman.

Sambil menyapa adik-adik pramuka yang hadir, Wagub Andi Sudirman Suliman memberi motivasi, dahulu ia merupakan anggota Pramuka.

“Pramuka melatih mental anggotanya, Pengalaman berpramuka membentuk karakter, berbaur dengan masyarakat,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Jeneponto, Dandim Jeneponto, Kasat Intel Jeneponto, Kapolsek Rumbia, dan Kepala Desa Jenetallasa.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemerintah Kota Makassar Raih Dua Penghargaan Pada Rakor DPMPTSP se Sulawesi Selatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar  – Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih dua penghargaan pada acara Rapat Koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Prov. Sulawesi Selatan digelar di Hotel Claro Makassar. Rabu 14/10/2020.

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, serta seluruh kepala daerah se Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas PTSP kota Makassar Andi Bukti Jufri mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi yang sangat besar ditengah tantangan kita menghadapi pandemi Virus Covid-19 di Kota Makassar.

“Alhamdulillah, ini menjadi cambuk untuk terus kita bekerja meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi di di tengah pandemi ini, kita semakin dituntut oleh menciptakan inovasi sehingga ikhtiar yang kita lakukan mampu meningkatkan pelayanan, mendorong hadirnya investasi, sehingga kesejahteraan masyarakat kita meningkat” ujar Andi Bukti.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang hadir langsung menerima dua penghargaan tersebut menekankan tentang pentingnya memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat.

“Hal yang di tekankan dalam rakor ini bagaimana memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai misi dari bapak presiden RI Joko Widodo dengan memberikan kemudahan layanan berinvestasi, kemudahan pelayanan publik, dan kemudahan pelayanan perizinan dan non perizinan,” terangnya.

Terkait penghargaan yang diterimanya, Prof Rudy menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat Pemkot Makassar, khususnya DPMPTSP Kota Makassar yang telah memperlihatkan kinerja yang baik.

Dalam rapat koordinasi DPMPTSP seluruh kabupaten kota tersebut juga dilakukan penandatandatangan kerjasama MoU bersama Gubernur Sulsel dengan seluruh bupati walikota terkait percepatan usaha di daerah.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more