close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pererat silaturahmi, yayasan sahabat sampulo laksanakan buka puasa bersama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Yayasan Sahabat Sampulo Makassar, melaksanakan acara buka puasa bersama di Pondok Madina Makassar Minggu (18/4/21).

Yayasan Sahabat Sampulo (YSS) didirikan oleh Amirullah sejak tahun 2018, dan anggotanya terus bertambah dari tahun ke tahun. Mayoritas anggota YSS adalah alumni SMP Negeri 10 Makassar.

Ketua Yayasan Sahabat Sampulo Yahya Sirajuddin mengatakan kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin tahunan setiap Ramadhan.

“Kegiatan buka puasa seperti ini akan rutin dilaksanakan setiap Ramadhan, tujuannya agar makin mepererat tali silaturahmi anggota YSS”. kata Yahya.

Sebelumnya YSS rutin melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dan pembagian Al-Qur’an oleh masing-masing bidang yang ada di organisasi YSS ini.

Yahya juga menambahkan bahwa ada beberapa program yang sedang dirancang YSS untuk kegiatan sosial, seperti acara Amaliah Ramadhan bersama kaum dhuafa, anak yatim dan fakir miskin, khususnya yang berada disekitar kantor YSS.

“Memang benar, kami akan laksanakan beberapa program sosial yang sudah menjadi agenda Yayasan Sahabat Sampulo, semoga saja seluruh anggota dapat memberikan kontribusinya bagi kegiatan ini”, pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Terima Pangdam XIV Hasanuddin, Plt Gubernur Sulsel: Pemprov Siap Bersinergi!

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, siap bersinergi dengan Kodam XIV Hasanuddin dalam mendukung program TNI untuk masyarakat.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel saat melakukan pertemuan dengan Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (16/4).

Andi Sudirman Sulaiman berharap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita harap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan Jelang mudik akan dilakukan pengamanan diwilayah perbatasan mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Yang diizinkan hanya di Sulsel, wilayah aglomerasi di Mamminasata yakni (Maros, Makassar, Sungguminasa (Gowa) dan Takalar). 

“Namun ada pengecualian kepada pengantar barang, rumah sakit emergency dan lainnya. Jadi sekiranya dilakukan screening dengan kendaraan bisa menggunakan logo yang dibuat Pemerintah Kabupaten/Kota masing-masing. Yang diwaspadai itu dari luar Sulsel, namun Pemerintah Pusat sudah keluarkan aturan tidak ada transportasi pada jelang lebaran nanti,” jelasnya.

Pemprov Sulsel telah memberikan izin melalui surat edaran pelaksanaan shalat tarawih, namun dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Olehnya itu, diharapkan dukungan aparat TNI dalam penegakan protokol kesehatan.

“Kita menginginkan, ada pertemuan rutin untuk membahas isu-isu bersama Forkopimda. Jika ada masukan terkait keamanan, ketertiban dan isu masyarakat,” ujarnya.

Melihat kondisi saat ini di musim penghujan, Pemprov Sulsel ingin membuat mitigasi. Apalagi Sulsel dikenal wilayah yang rawan terjadi bencana. Serta ada sistem komando untuk penyaluran bantuan. 

“Saya menginginkan, adanya tim komando yang bertugas untuk pemetaan dalam penyaluran logistik di posko bantuan. Sehingga pembagian lebih merata, penataan logistik lebih terarah, mudah dikontrol dan tepat sasaran. ” Pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, menyampaikan akan terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Apa lagi sejalan dengan program TNI, salah satunya dalam pembukaan rintisan jalan yang selama ini dibangun oleh Pemprov Sulsel.

“Sesuai dengan fungsi Kodam Hasanuddin untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk program teritorial ke masyarakat. Misalnya bisa dengan kerja bakti, pembukaan jalan. Kami harap bersama Pemerintah Daerah bisa bekerja sama dengan bergotong royong bersama masyarakat. Aparat TNI siap turun dan kami juga sudah siap alat berat lengkap,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Terus Berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk Penjagaan Arus Mudik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri 1442 H.

Moda transportasi mudik dilarang beroperasi mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Larangan ini berlaku untuk semua moda transportasi, diantaranya adalah moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian

Menindak lanjuti hal ini, Pemerintah provinsi sulsel terus berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk penjagaan arus mudik ini nantinya menjelang lebaran. Tentunya dalam penjagaan perbatasan itu melibatkan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota, karena kita daripada penyambung Pemerintah Pusat. Pemerintah Kabupaten/Kota harus melihat sejauh mana itu, bagaimana pergerakan orang per orang setiap harinya, maka tentu ada pertimbangan dari Kabupaten/Kota,” ungkapnya.Kamis (15/4).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berfokus penyekatan pembatasan di area Mamminasata untuk penjagaan arus mudik jelang Idul Fitri 1442 H. Area Mamminasata ini mencakup wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar.

“Terkait mudik, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan peraturan. Terkait aglomerasi wilayah di Sulawesi Selatan kebetulan di area perkotaan Mamminasata. Kita akan memperketat pembatasan di wilayah Mamminasata ini,” jelasnya,

Plt Gubernur Sulsel menghanturkan terima kasih atas kebijakan Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Perhubungan. Menurutnya, Pemprov Sulsel pun berfokus pada arus mudik dari luar Sulsel, hal itu salah satu upaya mencegah dan menekan penyebaran Covid-19.

“Kami berterima kasih atas kebijakan bapak Presiden yang menginstruksikan dengan tidak adanya penerbangan jelang lebaran. Permasalahan yang paling penting kita ketahui bersama bahwa arus dari luar Sulsel itu menjadi konsen kita dan itu dilakukan dengan pembatasan arus transportasi,” tuturnya.

Dalam memperketat pengawasan protokol kesehatan, melibatkan Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota guna memantau eskalasi perkembangan Covid-19.

“Alhamdulillah sampai saat ini, penyebaran Covid-19 di Sulsel masih relatif terkendali. Tetapi kita terus menekankan protokol kesehatan,” ucapnya.

Pelaksanaan salat tarawih di Masjid, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memberikan ‘lampu hijau’. Hal itu merujuk dari Surat Edaran Kementerian Agama.

“Merujuk surat edaran Menteri Agama republik Indonesia No : SE.03 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H. Kita buat surat edaran Nomor 451/3574/B.Kesra tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kita izinkan pelaksanaan tarawih dengan tetap protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

kapasitas untuk salat tarawih di Masjid itu 50% serta menyarankan pemanfaatan teras masjid dan termasuk pemasangan tenda-tenda.

“Kapasitas untuk salat tarawih di Masjid itu 50%, jika jemaah banyak, kita menyarankan pemanfaatan teras masjid dan termasuk pemasangan tenda-tenda untuk kapasitasnya tetap 50% dipertahankan. Untuk lebaran (Salat Idul Fitri), kita akan melihat lagi dan mengevaluasi kembali dengan melihat proses ini. Namun kami tetap mengikuti kebijakan dari pemerintah Pusat. Sedianya, (pelaksanaan Salat Idul Fitri), bisa  dilakukan di lapangan, lebih terbuka dan tentu bisa pengaturan jarak lebih baik, apalagi dalam sunnahnya lebih utama pelaksanaan Idul Fitri itu di lapangan,” katanya.

Kegiatan lainnya, seperti buka puasa diizinkan dengan pembatasan kapasitas peserta 50% dan tidak dengan prasmanan.

“Jika ingin mengambil penceramah dari luar, maka kita tekankan harus sudah melakukan validasi bahwa mereka sudah melakukan Vaksinasi Covid-19. Mereka diutamakan dari Wilayah sekitar dan kita batasi hanya 10 menit untuk ceramah,” terangnya.

Ia Menambahkan telah menyiapkan upaya zona Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, jika terjadi penularan Covid-19 di lingkungan masjid setempat.

“Kita menyiapkan pola merujuk edaran Kemendagri tentang PPKM Mikro. Ketika terjadi eskalasi dengan pembatasan di masjid ketika itu terjadi. Untuk surat edaran tarawih itu dan tata laksana itu secara general. Namun kebijakan PPKM, penutupan masjid dan pembukaan kembali itu kita kembalikan kepada (Satgas Covid-19) Kabupaten/Kota yang lebih tahu pelaksanaannya,” Tutupnya.

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Lepas Ekspor Komoditi Ikan Senilai Rp 97 miliar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus mendukung upaya ekspor komoditi ikan, terutama dalam meningkatkan produksi ekspor dari sejumlah daerah di Sulsel.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel saat melaunching program Indonesia Satu Ekspor sekaligus melepas ekspor komoditi perikanan di Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Rabu (14/4).

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan salah satu bentuk dukungan pemerintah yakni dengan upaya membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura dan pihak terkait lainnya, agar menghadirkan penerbangan langsung dari Makasar ke berbagai negara tujuan ekspor.

“Inilah nanti yang kita tindaklanjuti supaya teman-teman eksportir leluasa, banyak pilihan untuk mengirim kemana-mana. Kita perlu meningkatkan kapasitas pengangkutan, dan kita tahu Arab Saudi, Hongkong, China, Malaysia ini suka semua seafood,” ungkapnya.

Plt Gubernur sulsel juga mengapresiasi pelaksanaan ekspor perikanan ke sejumlah negara yang dilakukan Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar. Mengingat nilai ekspornya yang cukup besar.

“Kami sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Balai Besar Karantina perikanan yang telah melakukan kegiatan ini, yang nilainya luar biasa ya, Rp 97 miliar untuk kegiatan hari ini dan ini tentu melibatkan perusahaan-perusahaan lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar Sitti Chadidjah mengaku pihaknya menggelar ekspor periode tanggal 12 hingga 17 April untuk 20 jenis komoditi ikan atau sebanyak 71.555 ekor ikan, dengan volume pengiriman sebesar 2.075,8 ton dan nilai ekspor sebesar 97 miliar Rupiah atau senilai USD 6,9 juta.

“Meski ditengah pandemi covid ini, angka ini menunjukkan potensi yang sangat besar di Sulawesi Selatan. Program Indonesia Satu Ekspor yang dicanangkan hari ini memicu pertumbuhan ekonomi yang besar khususnya di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan tingginya produksi ekspor perikanan terlihat dari data ekspor komoditi perikanan tahun 2020 lalu, dimana volume ekspor sebesar 158.050 ton.

“Volume ekspor sulsel tahun lalu sebesar 158.050 ton dengan nilai ekonomi sebesar 5,47 triliun rupiah dengan berbagai jenis komoditi perikanan yang diekspor terutama rumput laut, udang, tuna, gurita, dan beberapa komoditi lainnya,” sebutnya.

Sitti Chadidjah menambahkan Sulsel adalah satu provinsi dengan produksi perikanan yang sangat besar.

“Provinsi Sulsel jadi hub komoditi ekspor perikanan untuk wilayah Indonesia timur,” tutupnya.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Draft RPJMD Danny-Fatma 2021-2026 Disetujui DPRD Kota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota makassar tahun 2021-2026 mendapatkan persetujuan DPRD Kota makassar pada Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Rudianto Lallo, didampingi tiga wakil Ketua masing-masing Adi Rasyid Ali, Andi Suhada Sapaille dan Andi Nurhaldin Halid, Rabu (14/4/2021).

Juru bicara DPRD Makassar pada pembahasan awal RPMJD HM Yunus HJ mengatakan Dewan setuju pada rancangan awal RPJMD tersebut.

“DPRD menyepakati visi misi Pemerintahan Kota Makassar yang Sombere dan Smart City dengan imunitas kuat untuk semua,” kata Yunus dari Fraksi Partai Hanura itu.

Sementara itu, Wakil Walikota Makassar Fatmawaty Rusdi menyampaikan terima kasih karena Ranperda RPJMD yang merupakan visi dan misinya saat kampanye Pilwalkot dulu, telah mendapatkan persetujuan Dewan.

“Kita berharap bahwa ke depan akan lahir produk dokumen perencanaan yang berkualitas untuk pembangunan di Kota Makassar. Kami eksekutif menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin baik dengan legislatif,” ujar Fatma.

Ia juga menjelaskan, RPJMD 2021-2026 merupakan dokumen perencaan yang akan menjadi acuan dalam menyelenggarakan pembangunan di kota Makassar lima tahun ke depan.

“RPJMD ini, setelah nanti ditetapkan menjadi Perda, dari situlah semua rencana strategi pembangunan lima tahun ke depan di susun setiap tahun dalam merancang pembangunan untuk kemaslahatan warga Kota Makassar,” pungkas Fatma.(Jalu)

read more
DaerahNews

Rakornas Pengarahan Presiden Joko Widodo, Wakil Walikota Serta Ketua DPRD Makassar Ikuti Via Zoom

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto bersama Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi dan seluruh kepala daerah hasil pemenang pilkada serentak pada bulan Desember 2020 lalu, mengikuti rapat koordinasi nasional bersama presiden RI Joko Widodo secara virtual.

Walikota Makassar Danny Pomanto berkesempatan mengikuti zoom bersamaan Paparan Program di Kementerian Pariwisata, Jakarta Rabu (14 /4/2021). Adapun Wakil Walikota Makassar melaksanakan zoom bersama forkopimda bertempat dirumah jabatan Wakil Walikota Jalan Hertasning. Makassar

Rakor yang dibuka menteri dalam negeri RI Tito Karnavian sesuai lampiran surat dari mendagri diikuti 5 Gubernur, 27 Walikota dan 148 Bupati dari seluruh indonesia.

Menurut Tito dimasa pandemi covid 19 pemerintah telah berhasil melaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak pada bulan desember tahun 2020 lalu.

“Dalam sejarah bangsa indonesia di masa pandemi covid 19, pemerintah berhasil melaksanakan pilkada, proses pilkada berjalan setelah pemerintah melakukan konsolidasi, koordinasi, dan komunikasi bersama unsur TNI, Polri dan satuan tugas covid 19 sehingga berjalan aman tanpa ada konflik,” kata Tito dalam sambutan pembukaannya.

Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi mengatakan ada lima point penting yang diutarakan oleh bapak Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya dihadapan Gubernur, Walikota, serta Bupati terpilih pada pemilukada 2020 lalu.

“Ada lima hal penting yang diarahkan oleh bapak presiden Joko Widodo kepada para kepala daerah diantaranya; Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan, Pemulihan Ekonomi Nasional, Hubungan Keuangan antara pemerintah pusat Daerah tentang tugas dan fungsi Kementerian Keuangan, Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 dan Vaksin,” jelas Fatma.

Menurut wakil walikota, berdasarkan arahan dari bapak presiden tersebut, maka pemerintah kota sangat memperhatikan apa yang arahkan oleh bapak presiden joko Widodo.

“Pemerintah kota siap melaksanakan arahan dari bapak presiden, utamanya lima point penting yang diutarakan oleh presiden tadi, termasuk pula arahan refocusing anggaran yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani” terang Fatma.

Dalam rakornas virtual ini, Wakil Walikota Fatmawati Rusdi didampingi asisten 1 Pemkot Makassar M.Sabri, asisten ll Sittiara serta Plt Asisten lll Sri Susilawati. (jalu)

read more
DaerahNews

Komisi Informasi Sulsel Lakukan Audiensi, Danny Pomanto Segera Terbitkan SK Walikota PPID Utama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Audiensi Bersama Walikota Makassar membahas pentingnya keterbukaan Informasi Publik.

Pertemuan yang dilaksanakan di kediaman Danny Pomanto di Jl. Amirullah tersebut dihadiri oleh ketua KI Sulsel, Pahir Halim,SH yang didampingi Andi Tadampali, SH selaku wakil ketua KI Sulsel (Senin, 12/4/2021)

Ketua KI Sulsel Pahir Halim mengatakan bahwa pertemuan dengan Walikota Makassar Danny Pomanto selain bersilaturahim juga membahas beberapa kegiatan yang rencananya dilaksanakan bersama pemerintah kota Makassar.

“sebagai Lembaga pemerintah KI mempunyai tugas dan bertanggungjawab menjalankan undang-undang keterbukaan informasi publik dan peraturannya, ini yang kita bahas progressnya lebih jauh bersama pak Danny,”katanya.

KI Provinsi Sulsel juga mendorong pemerintah Kota Makassar menjadi kota yang terdepan dalam keterbukaan informasi publik.

Walikota Danny Pomanto mengapresiasi KI Sulsel dan langsung merespon dengan 2 hal, diantaranya akan membuat aturan dalam bentuk SK Walikota terkait pengoptimalan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama dan PPID Pembantu. Danny Pomanto juga memerintahkan Dinas Kominfo Kota Makassar untuk melaksanakan Bimbingan Teknis PPID di lingkup OPD Kota Makassar.

“ini perlu kita pahami bersama, bahwa KI Sulsel sebagai Lembaga pemerintah dapat memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat untuk menyelesaikan berbagai sengketa publik melalui mediasi,” ujar Danny.

Dalam pertemuan ini dihadiri pula kepala bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Kota Makassar Ade Ismar Gobel beserta kepala Bidang Aplikasi Telematika, Denny Hidayat.(jalu)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SC : diskominfomks

read more
DaerahNews

Di Hadiri Mentan SYL, Plt Gubernur Sulsel Jadi Pembina Upacara Pelepasan Jenazah Abdul Latif

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengajak untuk bersama-sama mendoakan Abdul Latif agar diampuni segala kekhilafan serta diterima amal baktinya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Kepada keluarga almarhum, kami berharap hendaknya dapat menerima kepergian almarhum dengan tabah, ikhlas, dan tawakal,” Ungkap Andi Sudirman Sulaiman saat menjadi  Pembina Upacara pelepasan jenazah Mantan Sekprov Sulsel, Abdul Latif di rumah duka, Jalan Mapala, Kota Makassar, Minggu (11/4).

Upacara pelepasan jenazah dimulai dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Atas nama keluarga menyerahkan jenazah almarhum Ir. H. Abdul Latief, M.Si, MM kepada pemerintah provinsi Sulawesi Selatan untuk dimakamkan di pemakaman umum Panaikang,” ujar Irjen Pol (Purn) H. Arifin Rahim, SH. mewakili keluarga yang kemudian jenazah almarhum diterima oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Pada kesempatan penuh rasa belasungkawa ini, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan rasa turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Ir. H. Abdul Latief, M.Si, MM. Kita semua umat beragama yang percaya, bahwa kepergian almarhum ini sudah menjadi kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyempatkan melihat jenazah almarhum Abdul Latif di Primaya Hospital Makassar.

Diketahui, Abdul Latif menjabat sebagai Sekprov Sulsel sejak tahun 2014 di masa kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Namun di tahun 2018 mengajukan pensiun dini karena mengikuti Pilkada Kabupaten Pinrang.

Pria kelahiran Pinrang 18 agustus 1956 (64 tahun) ini menghembuskan nafas terakhirnya di Primaya Hospital Makassar, Minggu (11/4).

Turut hadir pada upacara pelepasan jenazah ini diantaranya Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, anggota DPR RI, Rusdi Masse, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari serta beberapa pejabat lingkup Pemprov Sulsel.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Hadiri Peringatan Hari Hutan Internasional

LANGITKU NETWORKS, Toraja – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengajak masyarakat untuk menanam pohon bersama serta memeliharanya.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel saat Peringatan Hari Hutan Internasional dengan menanam secara simbolis pohon jenis mahoni, disekitar Bandara Buntu Kunik Toraja.Sabtu (10/4).

Andi Sudirman Sulaiman mengaku telah menginstruksikan kepada dinas pendidikan sulsel untuk menggalakkan penanaman pohon.

“Saya juga sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan, agar setiap siswa bisa menanam 5 pohon,” ungkapnya

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa penanaman pohon ini dilakukan atas instruksi Presiden RI, Joko Widodo pada saat peresmian Bandar Udara (Bandara) Buntu Kunik Toraja, di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 18 Maret 2021 lalu.

“Atas arahan dan instruksi bapak Presiden, untuk menghijaukan bandara ini. Dulu di Indonesia ada dua tempat menjadi primadona, Bali dan Toraja. Kita ingin mengembalikan kejayaan pariwisata Toraja sama seperti Bali,” ucapnya.

Sebanyak 3.300 bibit dengan 15 jenis pohon siap menghijaukan di sepanjang jalan menuju Bandara Buntu Kunik Toraja. Dengan harapan bisa meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar bandara.

“Penghijauan Bandara Buntu Kunik ini juga sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan,” tuturnya.

Menurutnya, Toraja ini merupakan perpaduan wisata alam dan pariwisata. Olehnya itu, pembangunan pariwisata perlu memperhatikan kearifan lokal, budaya dan panorama alam.

” Pembangunan pariwisata perlu memperhatikan kearifan lokal, budaya dan panorama alam,” tegasnya.

Saat ini, Bandara Buntu Kunik memiliki  landasan pacu sepanjang 2.000 x 30 meter. Namun, saat ini yang efektif digunakan adalah sepanjang 1.700 meter. Dirinya berharap landasan pacu bisa lebih diperpanjang.

“Jika diperpanjang pesawat yang besar bisa landas, maka nantinya kita bisa minta ada akses direct flight tanpa harus transit di Makassar lagi. Misalnya dari Jakarta atau daerah lainnya bisa langsung ke Toraja,” harapnya.

Di Toraja, kata dia, banyak potensi wisata yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan daerah dan menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja, serta memicu dan menghidupkan sentra-sentra ekonomi baru. Salah satunya pesona Bukit Ollon Toraja, layaknya panorama memukau di Negara Swiss.

” Potensi wisata Ollon akan direview oleh Tim OPD Pemprov. Bagaimana mengekspose potensi itu,” imbuhnya.

Ia pun menghanturkan atas dukungan masyarakat Toraja kepada Pemprov Sulsel.

“Anggap kehadiran saya untuk mendudukkan pemerintahan ini hanya untuk membangun yang berkeadilan untuk seluruh masyarakat Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menyampaikan bahwa Menteri Pariwisata RI bakal berkunjung ke Toraja.

“Bapak Menteri akan mencanangkan masterplan pengembangan pariwisata Toraja. Kami juga yakin bapak Gubernur akan mendampingi dan bersama kita untuk pengembangan pariwisata di Toraja,” ungkapnya.

Ia juga mengaku tantangan kedepan adalah bagiamana mengembalikan alam menjadi kawasan yang di cintai.

“Ini menjadi tantangan bagaimana mengembalikan alam menjadi kawasan yang dicintai, dan dinikmati oleh banyak orang,” pungkasnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Keluarkan Surat Edaran Pelaksanaan Ibadah Ramadhan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Merujuk surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia No : SE.03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengeluarkan surat edaran tertanggal 8 April 2021. Berisi 18 poin yang menjadi instruksi untuk pelaksanaan tarawih dan kegiatan amaliyah Ramadan, Diantaranya, menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masjid, hingga mengatur terkait pengisi ceramah saat tarawih.

Plt Gubernur sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta agar protokol kesehatan dilakukan secara ketat, menjaga kapasitas masjid maksimal 50 persen jemaah.

“Kami meminta agar protokol kesehatan dilakukan secara ketat, menjaga kapasitas masjid maksimal 50 persen jemaah, mengatur jarak shaf antar jemaah, memeriksa suhu tubuh jemaah sebelum masuk ke masjid, dan pengurus masjid menyiapkan sarana cuci tangan,” ungkapnya. Sabtu (10/4).

Olehnya itu, untuk memperluas kapasitas jemaah, pengurus masjid bisa memanfaatkan teras dan memasang tenda di pekarangan masjid.

“Setiap jemaah agar membawa perlengkapan alat salat-nya masing-masing. Untuk masjid tidak menggunakan karpet dan secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan. Serta diimbau agar masjid mengurangi penggunaan AC dan memanfaatkan sirkulasi udara secara alami,” terangnya.

Bagi penceramah dari luar lingkungan masjid, kata dia, agar bisa dipastikan penceramah tersebut telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Serta penceramah hanya bisa memberikan tausiyah agama dipersingkat antara 10 sampai dengan 15 menit.

“Untuk acara pengajian dan Amaliyah Ramadan lainnya dapat dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 setempat, dengan ketentuan jemaah/peserta maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan atau lapangan,” ungkapnya.

Andi Sudirman menghimbau untuk pelaksanaan buka puasa agar dilakukan di rumah masing-masing.

“Jika ada buka puasa bersama, dapat dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan paket per orang (bukan prasmanan),” imbuhnya.

Ia pun meminta Bupati/Wali Kota se Sulsel untuk menginstruksikan Satgas Covid-19 serta seluruh jajaran terdepan sampai dengan tingkat RT, untuk mengawasi penegakan protokol kesehatan selama Ramadan. Serta diharapkan agar adanya penerapan sanksi atau teguran bagi pengurus dan petugas masjid yang tidak taat protokol kesehatan.

“Kita harus mendisiplinkan diri tentang pentingnya protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Jadi diharapkan seluruh pihak bersama untuk terus saling mengingatkan dan bekerjasama untuk penerapan protokol kesehatan,” tuturnya.

Lebih jauh Andi Sudirman Sulaiman mengaku tarawih keliling ditiadakan selama Ramadan 1442 H.

“Untuk i’tiqaf pada 10 malam terakhir Ramadan, dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.” Pungkasnya.

Ia menambahkan Jika ada masjid berada di lingkungan yang terdapat kasus penularan Covid-19 atau yang ditetapkan sebagai zona Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Mikro agar tidak membuka mesjid.

“Pemerintah kabupaten/kota, agar tidak membuka mesjid, jika berada di lingkungan yang terdapat kasus penularan Covid-19 atau yang ditetapkan sebagai zona PPKM,” tutupnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more