close

Lifestyle

Lifestyle

Pinterest Beberkan Tren Mode di 2021, Apa Saja?

LANGITKU NETWORKS,   Tren mode selalu berubah setiap tahunnya. Tahun ini, situasi pandemi rupanya juga memengaruhi prediksi tren di tahun mendatang.

Pinterest, melalui Pinterest Predicts, menyampaikan ulasan tentang prediksi tren di 2021, termasuk tren di bidang mode.

Tren ini disusun berdasarkan data pencarian internal Pinterest secara global, membandingkan pencarian dalam periode Oktober 2018 – September 2019 dan periode Oktober 2019 – September 2020.

Ada tiga tren mode yang diperkirakan akan mendominasi di tahun depan, apa saja tren yang dimaksud?

1. Athflow
Istilah athflow mengacu pada gaya berbusana yang santai, elegan, namun juga cocok untuk pribadi yang aktif.

Beberapa item yang masuk kategori athflow antara lain celana longgar, terusan kasual, hingga pakaian oversized, yang dinilai dapat menggantikan baju atletik sebagai pakaian santai andalan.

Meski bergaya santai, pakaian athflow juga cukup profesional untuk digunakan berkantor di rumah, cukup elastis untuk yoga dan nyaman untuk bersantai.

Sepanjang tahun, pencarian kata kunci pakaian lembut di Pinterest bahkan naik hingga 185 persen dan kata kunci terusan katun untuk wanita naik 160 persen.

Sementara kata kunci pakaian rumah wanita naik dua kali lipatnya dan pakaian oversized naik tiga kali lipatnya.

2. Busana rumahan multifungsi
Situasi pandemi memaksa kebanyakan dari kita untuk tetap berada di rumah. Oleh karena itu, pakaian yang nyaman kerap menjadi prioritas untuk beraktivitas.

Pencarian Pinterest setahun ke belakang juga menunjukkan tren serupa. Faktanya, pencarian kata kunci sweater kepompong naik hingga 155 persen.

Sementara pencarian sandal bulu naik 90 persen dan kaus kaki longgar naik 55 persen.

Meski mengutamakan kenyamanan, nyatanya sebagian orang tetap ingin tampil prima. Pencarian kata kunci pakaian estetis yang nyaman pun naik hingga dua kali lipatnya.

3. Pakaian bikinan sendiri
Di 2021 akan semakin banyak masyarakat yang senang berkreasi dengan pakaian sesuai dengan gaya sendiri, terutama untuk kelompok Gen Z.

Kreasi unik dilakukan mulai dari membuat lukisan di denim hingga jaket kaus crewneckkustom.

Bahkan, pencarian kata kunci hoodie custom naik hingga 130 persen dan kata kunci desain totebag kreasi sendiri naik 115 persen.

Sejumlah orang juga mencari ide desain denim di Pinterest, sehingga angka pencariannya naik hingga tiga kali lipat.

 

source : Kompas.com
Editor: Nabilla Tashandra

 

read more
Lifestyle

Sehat Dulu Baru Cari Uang atau Cari Uang Buat Sehat?

LANGITKU NETWORKS, Sebetulnya ini bukan pertanyaan yang layak dijadikan polemik. Apalagi jika didompleng suatu kepentingan yang ‘maksa’.

Di tengah zaman yang penuh hingar bingar informasi seputar jurus sehat yang bikin pusing kepala (dan akhirnya tetap tidak sehat juga) lalu publik menjadi apatis – dan memilih hidup seadanya, yang penting kantong tak kering.

Dan dengan kantung penuh banyak orang menganggap semua bisa dibeli, termasuk obat paling mahal dan layanan rumah sakit berkelas.

Saya jadi teringat pembicaraan sekian belas tahun yang lalu dengan salah seorang taipan di Singapura – negri yang membanggakan kualitas layanan kesehatannya.

Ia berkata,”Tidak apa-apa kita nikmati hidup di masa muda, sepuas-puasnya selagi bisa, biar tidak menyesal di hari tua. Dan di masa muda itu cari uang juga sebanyak-banyaknya, selain buat bersenang-senang juga tabungan jika sakit nanti. Lihat orang yang tak punya uang: sudah hidupnya susah, mau mati pun susah!”.

Saya tercenung cukup lama saat itu. Tak lama kemudian salah seorang kerabat menertawakan pekerjaan saya yang dianggapnya seperti memindahkan air laut dengan sendok.

Ia sama sekali tak merasa perlu repot-repot memikirkan apa yang dimakannya sehat atau tidak. Menurutnya, jatuh sakit ibarat nasib. Tak perlu pula utak atik statistik.

Ada orang yang seumur hidupnya berusaha keras ‘ hidup sehat’ faktanya tidak bahagia, bahkan tersisih dari pergaulan, karena cara makan yang aneh dan tidur ‘kepagian’, sementara orang lain masih menikmati hiburan malam.

Dan, ia menambahkan – semua orang pasti mati – dan ‘saya tidak mau jadi mayat paling sehat di kuburan’.

Barangkali orang-orang seperti itu hanya melihat lingkaran kecil dalam hidupnya. Bahkan ‘kenikmatan’ jangka pendek, sependek pemahamannya tentang ‘urip sing murup’ – istilah Jawa tentang hidup bernyala penuh dengan gairah dan semangat.

Mencari uang dengan gairah dan semangat justru bisa terjadi jika orangnya sehat. Sehat bukan hanya sekadar bebas dari penyakit, tapi juga literasinya, pemahamannya, perilakunya.

Alhasil uang yang didapatkan pun dapat digunakan untuk meneruskan hidup yang lebih bermanfaat sekaligus hemat, karena rongrongan penyakit tidak menempati pos pengeluaran yang terbesar dalam keluarga.

Peluang mencari uang tanpa dimulai dari hidup yang sehat, berpusar menciptakan lingkaran setan.

Seperti dikutip dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik 2020, rata-rata pengeluaran kelompok makanan per kapita per bulan ranking tertinggi dikuasai makanan dan minuman jadi 17.26% (naik dari 14.14%), urutan ke dua dengan amat mengejutkan direbut rokok (6.05%) dan posisi ketiga baru padi-padian (5.57%) – yang justru menurun dibanding 2016 (6.82%). Apakah orang Indonesia lebih mementingkan merokok ketimbang memenuhi makanan pokoknya?

Sangat ironis bila kita amati konsumsi rokok ini hampir dua kali lipat ketimbang konsumsi sayuran (3.25%) dan ikan (3.89%).

Saat rokok naik peringkat, mirisnya belanja sayur justru menurun dibanding 2016 (3.65%).

Beberapa fakta angka seperti ini, akan semakin mengerikan apabila pendapatan kian meningkat.

Kemampuan menghasilkan uang tidak sebanding dengan derajat kesehatan yang sama sekali tidak diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Orang menghabiskan uangnya untuk produk-produk konsumsi yang sama sekali tak dibutuhkan tubuh, kecuali demi pamer bisa makan sesuai tren.

“Duo mematikan” kian mengerikan saat peningkatan penghasilan dihadapkan rayuan iklan.

Apabila pemerintah juga tidak meletakkan derajat kesehatan sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan atau salah kaprah menilai makna ‘derajat kesehatan’ hanya sekadar canggihnya fasilitas kesehatan, maka pembangunan manusia seutuhnya akan menuju jurang krisis.

Tidak banyak orang menyadari, bahwa orang tua yang terpapar edukasi adalah mereka yang mampu memilih bahan pangan yang baik, meracik dengan benar, dan mengolah dengan cara yang sehat.

Bukan memilih daftar menu jasa layanan antar atau tinggal memanaskan produk ajaib yang katanya tinggi protein dan serat.

Sudah waktunya Indonesia belajar dari negara-negara lain yang sempat mengalami jatuh bangun menata pola konsumsi rakyatnya dan harga mahal yang harus dibayar, saat murid SD mengira saus tomat adalah kategori sayur (karena ngotot ada kata ‘tomat’nya).

Begitu pula ketika kita mendorong masyarakat meningkatkan asupan sayur dan buah, apabila tidak disertai pemahaman dan kontruksi cara berpikir yang masuk akal, maka konsumsi sayur dan buah akan menjadi kebiasaan mewah, karena hidup sehat diandaikan perlu berlangganan jus untuk proses ‘detoks’ atau menyisipkan aneka ‘superfood’ impor ke dalam blenderan.

Padahal, sayur dan buah sudah sempurna tercipta seperti apa adanya. Dan tidak ada kurikulum ‘manajemen detoks’ di program studi ilmu gizi maupun fakultas kedokteran di mana pun.

Mengondisikan masyarakat hidup sehat sehingga mereka bisa cari uang yang akan bermanfaat untuk kehidupan yang lebih baik (bukannya diboroskan lagi untuk ‘menambal’ tubuh yang didera penyakit akibat gaya hidup ngawur), ibaratnya seperti memulihkan seorang anak yang menderita infeksi cacing sebelum mengejar keterlambatan tumbuh kembangnya.

Merupakan tindakan sia-sia menjejali anak cacingan dengan segala sumber nutrisi, sementara parasitnya belum ditangani.

Alih-alih sang anak menjadi sehat, berbagai asupan pangan dan suplemennya justru menjadi penyubur koloni cacing dalam ususnya.

Pentahelix yang terdiri dari pemerintah, masyarakat, akademisi, media dan pelaku industri sebagai upaya penanggulangan masalah gizi belum menampilkan hasil signifikan yang secara nasional bisa dijadikan tolok ukur keberhasilan.

Pelibatan pelaku industri dan pebisnis terlalu sulit untuk benar-benar bisa disebut ‘bersih’ dari kepentingan, minimal dengan pencantuman logo, yang akhirnya menjadi iklan terselubung yang dengan mudah dikenali publik sebagai benang merah produk yang iklannya tanpa kendali mengalir, ketimbang edukasi sesungguhnya yang memberdayakan masyarakat dengan segala kekayaan lokalnya.

Sungguh, begitu banyak pekerjaan rumah yang masih menumpuk terbengkalai atau butuh revisi akibat lalai.

Perlu kerjasama yang tujuan satu-satunya demi kepentingan rakyat Indonesia. Mengendorkan nafsu mencari untung, ibaratnya memberi kesempatan orang lain menabung.

Sehingga, keluarga Indonesia menemukan otentisitas makna sehat sesungguhnya, bangga akan kearifan lokalnya, dengan demikian sehat dan berdaya bukan lagi mimpi.

 

 

 

source : Kompas.com
Penulis: DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum
Editor: Bestari Kumal Dewi

 

 

read more
Lifestyle

Musim Hujan Tiba, Ini Tips Bepergian dengan Aman dan Nyaman

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Musim hujan telah tiba, bagi Anda yang kerap bepergian keluar rumah, perjalanan bisa saja terganggu. Apalagi jika hujan tersebut mengakibatkan kerugian seperti genangan air atau bahkan banjir yang menyebabkan transportasi terhambat.

Selain itu, udara dingin di musim hujan juga bisa membawa berbagai penyakit. Untuk itu, demi keselamatan dan kenyamanan, Anda harus berhati-hati dalam melakukan perjalanan. Berikut ada beberapa tips yang bisa diperhatikan saat bepergian di musim hujan.

1. Update Perkiraan Cuaca
Sebelum bepergian, Anda bisa mencari berita terbaru tentang perkiraan cuaca, apakah akan ada hujan deras, gerimis, atau justru cuaca cerah-cerah saja di tempat yang ingin dituju.
Selain itu Anda juga bisa mempelajari pola turunnya hujan, mulai dari waktu hingga berapa lama hujan turun. Sebab secara umum hujan bisa diprediksi dan kejadiannya tidak berbeda dari hari-hari sebelumnya.

2. Siapkan Perlengkapan Hujan
Saat bepergian, jangan lupa untuk selalu sedia payung dan jas hujan. Dengan demikian perjalanan bisa dilakukan dengan lebih aman serta bisa dapat terhindar dari kehujanan.
Tanpa membawa kedua perlengkapan tersebut, perjalanan Anda bisa saja terganggu. Misalnya ketika menggunakan kendaraan umum dan harus berjalan kaki setelah sampai, hujan bisa membuat Anda harus meneduh di suatu tempat dan membuat perjalanan Anda terhambat.

3. Jaga Kondisi Kesehatan
Kesehatan juga bisa menjadi tips yang penting supaya bepergian tetap aman, terlebih musim hujan pada saat ini dibarengi dengan kondisi pandemi COVID-19.
Selain mengonsumsi vitamin secara rutin, masker, hand sanitizer, dan lain-lain juga penting dibawa pada saat bepergian ke mana saja.

4. Gunakan Kendaraan Pribadi
Terakhir, menggunakan kendaraan pribadi bisa menjadi opsi yang lebih nyaman dan aman. Salah satu keuntungannya adalah tak perlu berdesakan dengan banyak orang yang bisa berisiko menularkan COVID-19.
Selain itu penggunaan kendaraan pribadi juga menguntungkan karena Anda tak perlu khawatir dikejar-kejar waktu menunggu keberangkatan kendaraan umum. Jadi, Anda bisa lebih aman dan nyaman dalam berkendara bisa kapan saja.

 

 

 

source : Advertorial – detikNews

read more
Lifestyle

Berapa Banyak Kalori Harus Dibakar demi Menurunkan Berat Badan?

LANGITKU NETWORKS,  Apa pun tujuan kesehatanmu, olahraga bisa membantu mencapainya.

Olahraga membuat seseorang merasa lebih kuat, lebih berenergi, lebih bahagia, dan lainnya.

Jika salah satu tujuanmu adalah menurunkan berat badan, olahraga juga bisa membantu.

Namun, kamu mungkin bertanya-tanya, berapa banyak kalori yang harus dibakar pada setiap sesi olahraga untuk bisa menurunkan berat badan?

Dilansir CNET, jika tujuanmu adalah menurunkan berat badan dan melacak kalori, targetmu adalah membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi alias menciptakan defisit.

Untuk melakukannya, kamu harus memperhitungkan laju metabolisme basal (BMR) atau jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat.

Kemudian, perhitungkan berapa banyak kalori yang kamu makan per hari.

Setelah mendapatkan total kalori yang kamu bakar saat istirahat dan makan dalam seminggu, kamu dapat menyesuaikan asupan kalori dan latihan sehingga kamu membakar sekitar 2.000 kalori seminggu.

Angka tersebut adalah target yang biasanya diberikan oleh pelatih kebugaran tersertifikasi, Brooke Taylor, kepada sebagian besar kliennya.

“Menurunkan 0,5-1 kg per minggu adalah target yang sehat,” kata Taylor.

0,5 kg sama dengan 3.500 kalori, dan kamu bisa membaginya dengan menciptakan defisit kalori.

Taylor merekomendasikan membakar 2.000 kalori per minggu dengan berolahraga, dan kemudian memangkas 1.500 kalori seminggu dari total asupan harianmu, yang dipecah menjadi sekitar 214 kalori lebih sedikit per hari.

Aturan umumnya adalah menargetkan untuk membakar 400-500 kalori selama lima hari dalam seminggu lewat olahraga.

Ingat, jumlah kalori yang dibakar juga bergantung pada berat badan, jenis kelamin, usia, dan banyak faktor lainnya, tetapi angka ini adalah awal yang baik.

Misalnya, laki-laki dengan berat 90 kg akan membakar lebih banyak kalori dari pada perempuan dengan berat 59 kg, meskipun keduanya melakukan jenis latihan yang sama.

“Setiap orang berbeda, itulah mengapa sangat penting untuk bekerja dengan profesional untuk mempersonalisasi program untukmu, memantaunya, memberi saran, dan membuat perubahan jika diperlukan,” kata Taylor.

Cara mengukur kalori yang dibakar
Nah, kita sudah paham garis besar mengenai berapa banyak kalori yang harus dibakar jika ingin menurunkan berat badan.

Beberapa aplikasi pelacak kebugaran, seperti Fitbit, Apple Watch dan Whoop bisa membantumu mengetahui berapa banyak kalori yang sudah terbakar pada setiap sesi olahraga.

Penaksiran angka kalori tersebut dilakukan berdasarkan denyut jantungmu dan data-data pribadi yang dimasukkan, seperti berat badan, usia dan jenis kelamin.

Tidak ada alat yang paling akurat atau paling sempurna, pilihlah mana yang paling nyaman kamu gunakan.

Semuanya bisa cukup membantu dalam menaksir kalori yang dibakar.

Menurut Taylor, beberapa faktor utama yang menentukan berapa banyak kalori terbakar ketika olahraga, antara lain:

  • Denyut jantung saat olahraga.
  • Denyut jamtung alami ketika beristirahat.
  • Berat badan, dan
  • Jenis olahraga.

“Pilihlah rutinitas kebugaran yang menyeimbangkan latihan kardio dan kekuatan, meskipun latihan kekuatan tidak membakar kalori sebanyak latihan kardio.”

“Membentuk lebih banyak otot dari waktu ke waktu akan membantu lmu membakar lebih banyak kalori saat istirahat,” kata Taylor.

 

 

source : CNET

Editor: Nabilla Tashandra

kompas.com

read more
Lifestyle

Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher

LANGITKU NETWORKS – Penggunaan ponsel yang kian meningkat menyebabkan masalah nyari leher. Bahkan remaja dan anak kecil turut merasakannya.

Padahal nyeri leher umumnya terjadi pada orang dewasa seiring bertambahnya usia. Namun kebiasaan menunduk saat menggunakan ponsel mengubah segalanya.

Dokter spesialis manajemen nyeri Robert Bolash, MD mengatakan, sekarang ini banyak pasien nyeri leher yang usianya jauh lebih muda. Rasa nyeri bahkan bisa menjalar hingga ke bahu dan punggung bagian bawah.

“Melihat ke bawah dan menundukkan kepala mengubah lengkungan alami leher. Seiring berjalannya waktu, ketidaksejajaran itu dapat membuat otot tegang dan menyebabkan kerusakan pada struktur leher,” kata Bolash seperti dikutip laman Cleveland Clinic.

Ada tiga hal yang bisa terjadi apabila kepala sering menunduk karena menggunakan gadget. Pertama, leher bergerak maju.

Kedua, bahu terangkat ke arah telinga. Ketiga, otot leher dan bahu mengalami kejang atau kontraksi.

“Otot leher dalam posisi yang tepat dirancang untuk menopang kepala yang beratnya kira-kira empat sampai lima kilogram,” ujar Bolash.

“Setiap kali kita menundukkan kepala ke depan, maka beban otot leher digandakan. Menatap ponsel dengan posisi dagu ke dada dapat memberikan beban mencapai 27 kg pada leher,” tambahnya.

Selain nyeri otot, posisi leher yang tidak tepat saat menggunakan ponsel dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Ilustrasi transaksi belanja online.(Dok. Visa)

Contoh, saat menggunakan ponsel kebanyakan orang duduk dalam posisi melorot. Posisi tersebut membatasi kemampuan paru-paru untuk berkembang dan merusak kapasitas paru-paru.

Selain itu, posisi tersebut membuat oksigen yang dihirup lebih sedikit. Hal ini membuat kerja jantung untuk memompa darah pembawa oksigen ke seluruh tubuh menjadi lebih keras.

Ada tiga trik yang disarankan oleh Bolash untuk memperbaiki nyeri leher menjadi lebih baik karena penggunaan ponsel.

1. Sejajarkan

Pelajari postur tubuh yang benar dengan bercermin. Telinga dan bahu harus dalam posisi vertikal.

2. Lengkungkan

Apabila ternyata postur tidak sempurna, coba lakukan ekstensi bahu. Caranya lengkungkan leher dan punggung atas ke belakang. Kemudian tarik bahu sejajar di bawah telinga.

Peregangan sederhana ini dapat meredakan stres dan nyeri otot.

3. Naikkan

Daripada menundukkan kepala untuk melihat layar ponsel, ada baiknya naikkan ponsel hingga posisinya sejajar dengan mata.

Hal yang sama berlaku untuk komputer. Layar monitor harus sejajar dengan mata sehingga kepala tidak terus-menerus menunduk yang dan menyebabkan ketegangan otot.

Apabila nyeri leher terlanjur terjadi, cobalah untuk meredakannya dengan mengompres es batu atau air hangat.

Selain itu, lakukan latihan peregangan atau mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti asetaminofen.

Terakhir, ingatlah meskipun hampir tidak mungkin untuk sepenuhnya membatasi penggunaan ponsel, tetap luangkan waktu untuk beristirahat atau menggunakan ponsel lebih singkat.

 

 

 

source : Cleveland Clinic
Penulis: Maria Adeline Tiara Putri
Editor: Lusia Kus Anna

kompas.com

read more
Lifestyle

Selama WFH, Istirahatkan Mata Tiap 2 Jam

LANGITKU NETWORKS – Sejak kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) diberlakukan karena pandemi Covid-19, banyak dari kita menatap gadget atau gawai jauh lebih lama dari biasanya. Hal ini tentunya tidak baik untuk kesehatan mata.

Menatap layar gawai selama berjam-jam dapat menyebabkan masalah penglihatan. Sebut saja mata kering, berkaca-kaca, mata lelah, hingga merasa sakit kepala.

Bila dibiarkan, tentunya hal itu bisa bertambah parah. Untuk menjaga kesehatan mata, ada lima langkah sederhana yang bisa dilakukan. Berikut ulasannya.

1. Batasi waktu layar

Saat WFH, kebanyakan orang seolah tidak bisa lepas dari gawai. Entah karena mengerjakan tugas di laptop maupun menonton serial favorit di ponsel. Kebiasaan itu tentu harus diubah.

Pasang pengingat atau alarm setiap dua jam sekali untuk beristirahat dari layar gawai. Paling tidak istirahatkan mata selama 20 detik dan pandanglah obyek minimal enam meter.

2. Konsumsi makanan tinggi vitamin A dan C

Pola makan seimbang dan memilih nutrisi yang tepat sangat penting untuk kesehatan penglihatan. Pilihlah makanan yang kaya vitamin A dan C. Bisa juga mengonsumsi salmon karena mengandung asam lemak omega-3 esensial

3. Pakai masker mata

Menatap layar gawai selama berjam-jam menyebabkan ketegangan di saraf mata. Oleh karenanya, penting untuk membuat saraf tersebut rileks kembali.
Gunakan masker mata gel (eye pads) untuk menenangkan mata. Bisa juga mengompres menggunakan es atau mentimun untuk menghilangkan mata berair dan merah.

4. Tidur nyenyak

Langkah penting untuk menjaga kesehatan mata adalah mendapatkan tidur nyenyak. Mengistirahatkan mata sama pentingnya dengan mengistirahatkan tubuh. Mata perlu memulihkan kekuatannya dan tidur cukup adalah kuncinya.

5. Pakai kacamata anti UV

Sinar ultraviolet pada matahari berbahaya untuk kesehatan mata. Oleh karenanya, saat beraktivitas di luar rumah usahakan untuk memakai kacamata hitam anti UV yang bisa melindungi mata dari sinar UVA dan UVB.

source : Pinkvilla
Penulis: Maria Adeline Tiara Putri
Editor: Lusia Kus Anna

kompas.com

read more
Lifestyle

Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Jumlah Air yang Harus Dikonsumsi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Rutin minum air putih tidak hanya menjaga tubuh terhidrasi tapi juga membantu menurunkan berat badan.

Penelitian membuktikan minum air secara teratur dapat mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi serta meningkatkan rasa kenyang dan metabolisme tubuh.

Air membantu meningkatkan thermogenesis atau produksi panas dalam tubuh. Semakin tinggi panas tubuh, maka metabolisme semakin meningkat.

Suatu penelitian di Korea menyatakan, konsumsi air sebelum makan dapat mencegah konsumsi kalori berlebih karena sensasi rasa kenyang yang diberikan. Oleh karenanya dianjurkan untuk meminum air 20-30 menit sebelum makan.

Penelitian lain di Amerika menemukan orang yang rutin minum air sebelum makan berat badannya turun 2 kg lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan hal serupa.

Di sisi lain, air juga meningkatkan lipolisis yaitu kemampuan tubuh untuk memecah lemak untuk digunakan sebagai sumber energi.

Bagi yang sedang menjalani program penurunan berat badan, tidak perlu konsumsi minuman yang aneh-aneh untuk mencapai berat ideal. Cukup minum air putih lalu berbagai manfaat akan datang menghampiri.

Mulai dari menurunkan indeks massa tubuh hingga meningkatkan metabolisme karbohidrat dan sensitivitas insulin.

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah air membantu membuang racun dan mengurangi peradangan di tubuh.

Lantas, berapa banyak air yang harus diminum agar mendapatkan manfaat penurunan berat badan?

Melansir Style Craze, jumlah air yang diminum antara perempuan dan laki-laki berbeda.

Perempuan harus minum setidaknya 2,2 liter air sedangkan pria minum 3 liter air. Jumlah ini dianjurkan untuk mereka yang tidak rutin berolahraga.

Namun, bagi yang bergerak aktif jumlahnya harus ditambah hingga 300 mL setiap 15-20 menit sekali ketika sedang berolahraga.

Dengan demikian jumlah air yang diminum jauh menjadi lebih banyak yakni sekira 4-5 liter pada perempuan atau 6-7 liter pada laki-laki.

 

 

source :Maria Adeline Tiara Putri
Editor: Lusia K us Anna

read more
Lifestyle

Alasan Sampo Perlu Digunakan Dua Kali Saat Keramas

LANGITKU NETWORKS – Keramas adalah aktivitas rutin yang kita lakukan untuk menjaga rambut dan kulit kepala tetap bersih.

Meski sudah menjadi aktivitas rutin seseorang sejak masih bayi, namun tak sedikit orang yang masih belum berkeramas dengan tepat.

Salah satunya adalah hanya melakukan satu kali proses sampo. Padahal, idealnya proses sampo dilakukan sebanyak dua kali setiap sesi keramas. Mengapa demikian?

“Dengan melakukan dua kali proses sampo setiap keramas, kita akan menjaga kulit kepala dan rambut bersih dan meminimalisir terkena masalah kulit kepala, seperti sensitif, ketombe dan berminyak.”

Demikian diungkapkan oleh Senior Education Manager Kérastase Indonesia, Sitoresmi pada peluncuran rangkaian peluncuran Chronologiste, belum lama ini.

Sitoresmi menjelaskan, proses sampo pertama berfungsi membersihkan sebum (minyak) dan polutan (debu) yang menempel di rambut dan permukaan kulit kepala.

Sementara proses sampo kedua berfungsi membersihkan sisa kotoran, polutan dan sebum yang menempel di pori-pori dan terjebak di kutikula batang rambut.
“Dengan begitu, kulit kepala dan rambut akan bersih optimal dan siap menerima perawatan selanjutnya,” kata dia.

Keramas sebetulnya bisa dilakukan dua hari sekali, namun kebutuhan keramas juga tergantung pada aktivitas yang dilakukan individu.

Seseorang yang sangat aktif atau sekadar ingin berkeramas setiap hari, sah saja melakukannya sebagai rutinitas harian.

Namun, selain melakukan dua kali proses sampo, lakukan pula tahap berikut untuk mengoptimalkan kebersihan kulit kepala dan rambut:

  • Gunakan conditioner setiap kali keramas untuk menutup kutikula rambut setelah proses shampoo, agar kutikula terawat, kuat, berkilau, serta menjadikan rambut tidak kusut dan mudah ditata.
  • Gunakan masker untuk kulit kepala atau rambut satu kali dalam seminggu untuk memberikan nutrisi tertinggi dan menjaga vitalitas kulit kepala dan rambut.

 

source : Kompas.com

Editor: Nabilla Tashandra

read more
Lifestyle

Tubuh Terasa Lelah? Terapkan 5 Pola Makan Ini untuk Kembalikan Energi

LANGITKU NETWORKS – Ketika kelelahan muncul dan tubuh terasa lemas serta lesu, kebanyakan dari kita memilih menambah energi dengan mengonsumsi gula atau kafein.

Tentu, keduanya meningkatkan energi dengan cepat. Tetapi, tidak bertahan lama – dan mengonsumsinya secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan kita secara keseluruhan.

Kabar baiknya, Anda masih memiliki pilihan yang lebih baik untuk tetap waspada dan terjaga. Setelah mengenal berbagai jenis makanan berenergi tinggi untuk dikonsumsi dan beberapa praktik terbaik tentang cara memakannya, Anda akan segera merasa lebih baik.

Ahli diet Anna Kippen, MS, RDN, LD merekomendasikan pola makan tinggi energi dengan lima langkah berikut ini:

1. Jangan pernah melewatkan sarapan

Penelitian menunjukkan, orang yang sarapan pagi melakukan tugas dengan lebih baik, makan lebih sedikit kalori secara keseluruhan, dan lebih sedikit melewatkan hari kerja dan sekolah daripada mereka yang tidak.

Orang yang melewatkan sarapan lebih cenderung menjadi kurang aktif atau bahkan lesu di pagi hari.

2. Jangan minum kopi berlebihan

Satu atau dua cangkir kopi setiap hari sudah cukup. Terlalu berlebihan minum kopi, akan membuat Anda lelah di kemudian hari.

Selain itu, minum kafein di sore atau malam hari dapat menyebabkan sulit tidur di malam hari – dan bahkan lebih banyak kelelahan di hari berikutnya.

3. Hindari karbohidrat olahan

Karbohidrat memberikan energi yang sangat dibutuhkan untuk tubuh. Tetapi karbohidrat yang sangat halus seperti roti putih, permen, dan makanan manis yang dipanggang dapat mengacaukan karbohidrat, yang kemudian akan membuat kita merasa pening atau bahkan mengantuk.

Untuk mendapatkan energi yang tahan lama, carilah karbohidrat mentah dan makanan yang kaya serat.

Cobalah oatmeal, beras merah, blueberry, jeruk, polong-polongan, brokoli, asparagus, bayam dan kangkung, sebagai permulaan.

4. Tambahkan protein tanpa lemak ke makanan dan camilan

Protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan diserap. Saat memakannya dengan karbohidrat, itu akan memperlambat pelepasan gula ke aliran darah.

Sehingga, tubuh akan mendapatkan energi yang berkelanjutan. Misalnya, coba tambahkan satu porsi kacang-kacangan, selai kacang (tanpa tambahan gula), yogurt tawar, atau kacang-kacangan ke dalam makanan atau camilan Anda.

5. Pilih makanan porsi kecil tapi sering

Bagi sebagian dari kita, ketika melewatkan makan atau makan terlalu jarang, tingkat energi bisa turun begitu rendah, sehingga kemungkinan kita makan berlebihan pada waktu makan berikutnya atau memakan camilan yang tidak sehat.

Anda bisa mencobanya dengan memasangkan protein tanpa lemak seperti ikan atau dada ayam dengan karbohidrat yang tidak dimurnikan seperti nasi merah, dan yang terpenting adalah sayuran.

Jika Anda menerapkan langkah ini, maka pikiran dan tubuh akan terjaga dalam kondisi baik sepanjang hari – dan menghindari lonjakan atau penurunan gula darah dalam prosesnya.

 

 

 

 

source : Sumber: Cleveland Clinic

editor : Bestari Kumala Dewi

kompas.com

read more
Lifestyle

Mati Listrik, Bagaimana Selamatkan Makanan di dalam Kulkas?

LANGITKU NETWORKS, Mati listrik selalu terjadi di saat-saat tak terduga. Jika sedang tak beruntung, kondisi itu bisa berlangsung lama, hingga berjam-jam. Ketika mati listrik, kondisi makanan di kulkas menjadi hal yang perlu kita perhatikan. Nah, bagaimana menyelamatkan makanan di dalam kulkas ketika mati listrik dan memastikannya tetap aman dikonsumsi?

1. Tetap tutup pintu kulkas

Ketika mati listrik, pastikan pintu kulkas tetap tertutup selama mungkin.
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), ketika pemadaman listrik, lemari es tertutup akan tetap dingin hingga empat jam. Lalu, freezer tertutup akan mempertahankan suhunya selama 24 jam jika setengah penuh dan 48 jam jika penuh. Sehingga, selama beberapa jam pertama pemadaman listrik, mau tidak mau kita harus makan makanan yang ada di luar kulkas.

2. Menyediakan alat pengukur suhu

Menurut USDA, suhu kulkas harus berada pada atau di bawah suhu empat derajat celcius dan freezer pada atau di bawah -17 derajat celcius. Menyimpan alat pengukur suhu di dalam lemari es dan freezer adalah cara yang baik untuk bersikap antisipatif jika listrik padam. Cara ini akan dapat memberi tahu kita ketika lemari es atau freezer telah menghangat ke titik yang tidak aman ketika tanpa listrik.

3. Simpan es tambahan

Belilah kantong es tambahan untuk disimpan di dalam freezer untuk membantu menjaga suhunya, dan untuk digunakan jika kita harus memindahkan makanan ke kotak pendingin. Jika freezer kita memiliki kotak pembuat es, kosongkan es batu ke dalam kantong penyimpanan setiap kali penuh. Kita juga dapat mempertimbangkan membeli es kering untuk antisipasi jika terjadi pemadaman listrik. Sebanyak 20 kilogram es kering akan membuat kulkas dingin selama 18-24 jam. Pastikan untuk menanganinya dengan aman dan hindari menyentuhnya dengan tangan kosong. USDA juga merekomendasikan untuk menyimpan botol air di dalam freezer. Tips ini tidak hanya akan membantu menjaga makanan beku dingin lebih lama, tetapi sambil menyimpan persediaan air minum segar untuk masa-masa darurat.

4. Kelompokkan frozen food di freezer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) merekomendasikan untuk mengelompokkan semua makanan beku di dalam freezer demi mengantisipasi pemadaman listrik. Cara ini akan membantu menjaga makanan dingin dalam jangka waktu yang lebih lama.

5. Pindahkan barang dari kulkas ke freezer

Tidak semua kasus mati listrik terjadi tiba-tiba. Jika kita sudah tahu kemungkinan pemadaman listrik, FDA juga menyarankan untuk memindahkan beberapa makanan dingin dari kulkas biasa ke freezer. Hal itu demi menjaga makanan pada suhu yang aman untuk jangka waktu lebih lama. Barang seperti susu, daging, dan sisa makanan yang tidak terlalu dibutuhkan perlu segera dipindahkan agar aman di dalam freezer selama pemadaman listrik.

6. Miliki cooler cadangan

Jika pemadaman listrik sering terjadi dan biasanya terjadi dalam waktu lama, berinvestasilah dengan memiliki cooler atau kotak pendingin. Palang Merah Nasional AS merekomendasikan untuk mengemas makanan dingin ke dalam cooler. Pastikan kotak pendingin dikemas dengan es. Jika listrik akan padam lebih dari sehari, siapkan cooler kedua untuk item beku lainnya.

7. Simpan stok makanan di lemari

Usahakan dapur penuh dengan stok makanan yang tahan lama. Menurut aplikasi FoodKeeper USDA, makanan seperti kornet, sarden, atau sayur kalengan dapat bertahan di rak selama 2-5 tahun. Bahan pokok lain yang bisa bertahan beberapa waktu tanpa harus disimpan di kulkas adalah selai kacang, beras, oatmeal, dan kacang-kacangan.

Source :  Penulis Nabilla Tashandra | Editor Glori K. Wadrianto (Kompas.com)

read more