close

Health

Health

4 Makanan Diet yang Cocok Dikonsumsi Pengidap Asam Lambung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Bagi para pengidap asam lambung, tentunya diet menjadi hal yang membebani mereka. Sebab, ada kekhawatiran asam lambung kambuh saat memiliki keinginan kuat untuk memiliki badan ideal.

Hal ini tentu membuat serba salah dan menjadi alasan bagi mereka untuk tidak melakukan diet. Dikutip dari Healthline, para pengidap asam lambung bisa mengkonsumsi makanan-makanan ini agar diet berjalan dengan lancar:

1. Sayur-sayuran

Sayuran secara alami memiliki rendah lemak dan gula, dan membantu mengurangi asam lambung. Bagi kamu pengidap asam lambung, cobalah mengkonsumsi kacang-kacangan, brokoli, asparagus, kembang kol, sayuran hijau, kentang, dan mentimun.

2. Jahe

Jahe memiliki sifat antiinflamasi alami. Oleh sebab itu, jahe dijuluki sebagai pengobatan alami untuk sakit maag dan masalah pencernaan lainnya. Kamu bisa menambahkan jahe sebagai aroma dalam makanan ataupun minuman.

3. Oatmeal

Oatmeal bisa dijadikan opsi sarapan. Sebab, oatmeal memiliki kandungan biji-bijian utuh dan sumber serat yang sangat baik. Diet tinggi serat dikaitkan dengan risiko penurunan asam lambung yang lebih rendah.

4. Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak dapat mengurangi gejala refluks asam. Akan lebih baik bila kamu mengkonsumsinya dengan dibakar atau direbus, ketumbang digoreng. Sebab, makanan yang digoreng lebih banyak memiliki kandungan lemak.(jalu)

 

 

 

source : Elsa Himawan – detikHealth

read more
Health

Semalam Sering Buang Air Kecil? Waspadai Gejala Hipertensi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sering buang air kecil adalah hal yang wajar di tengah cuaca dingin. Kadang-kadang, hal itu mengganggu istirahat malam karena jadi harus bolak-balik ke toilet.

Dalam dunia medis, kondisi sering kencing di malam hari disebut nokturia. Jika seseorang terlalu sering buang air kecil khususnya di malam hari, hal itu bisa menandakan kondisi kesehatan sedang tidak baik, yaitu mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).

Dikutip dari Health, sebuah penelitian Division of Hypertension di Jepang mengatakan bahwa asupan garam dan tekanan darah yang tinggi berkaitan dengan seringnya rasa ingin buang air kecil saat tidur.

Jika mengkonsumsi garam terlalu banyak, tubuh akan menahan cairan. Hal itu dikaitkan dengan tekanan darah tinggi yang membuat seseorang sering bolak-balik kamar mandi untuk buang air kecil.

Sebuah penelitian di rumah sakit Tohoku Rosai, Jepang melakukan analisis tekanan darah dan frekuensi kencing pada 3.749 penduduk setempat. Hasil menunjukkan, responden yang terbangun untuk buang air kecil di malam hari memiliki risiko terkena hipertensi sebesar 40 persen.

Perwakilan penelitian Dr Mutsuo Harada mengatakan, penyebab seseorang terkena hipertensi karena faktor gaya hidup seperti asupan garam, etnis, dan latar belakang genetik.

“Asupan garam rata-rata di Jepang cukup tinggi. Bisa sampai 10 gram per hari, atau dua kali lipat rata-rata asupan garam per hari dunia,” ucap Dr Mutsuo, dikutip dari Medical News Today.

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Sering Bawa Ponsel Saat BAB? Hentikan, Ini 3 Risiko Terburuknya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pernah bawa ponsel ketika buang air besar? Jika sering, sebaiknya hentikan kebiasaan itu karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebenarnya tidak selalu ponselnya yang salah, terkadang perilaku ketika memegang ponsellah yang menghadirkan malapetaka. Misalnya, jadi berlama-lama di toilet sehingga panggul kelelahan.

Risiko lainnya bisa dialami oleh saluran pencernaan. Buang air besar (BAB) yang terlalu lama bisa memicu kekambuhan wasir atau ambeien.

Selengkapnya, ini 3 risiko BAB dengan membawa ponsel, dikutip dari Brightside.

1. Menyebarkan bakteri

Sebuah studi menunjukkan bahwa ponsel lebih kotor daripada dudukan toilet. Ponsel yang digunakan sepanjang hari rentan menjadi sarang bakteri karena sering dipegang-pegang.

Ketika sedang buang air besar, kemungkinan besar ponsel membawa bakteri E.coli yang menyebabkan masalah usus.

2. Risiko terkena wasir

Ketika main ponsel saat BAB, seseorang akan duduk untuk waktu yang lebih lama. Jelas saja, konsentrasi untuk mengeluarkan feses terdistraksi dengan apa yang dilihat di ponsel.

Kondisi ini meningkatkan kemungkinan kamu terkena ambeien karena lebih banyak waktu yang dihabiskan di toilet di mana tekanan diberikan pada organ tubuh.

3. Disfungsi panggul

Menghabiskan waktu lama saat BAB dapat mengganggu sel-sel di tubuh dan menimbulkan masalah otot. Organ tubuh seperti usus, kandung kemih, dan organ intim bisa bermasalah karena otot dasar panggul tidak cukup kuat untuk menopangnya.

Postur tubuh juga berpengaruh pada pinggul, terutama jika membungkuk dalam waktu lama.(jalu)

 

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Sering Sakit Pinggang? Waspadai Penyakit Ginjal

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Keluhan sakit pinggang cukup sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sakit pinggang dirasakan mulai di bawah tulang rusuk atau disebut di daerah lumbar. Rasa sakitnya bisa menjadi sangat kuat, sehingga mengganggu pengidapnya menjalani aktivitas sehari-hari. Penyebabnya pun beragam mulai dari kelelahan, kelebihan mengangkat beban, faktor hormon, dan terlalu lama duduk.

Namun, sakit pinggang juga dapat menjadi gejala penyakit ginjal. Dikutip dari Webdm, sakit pinggang dapat muncul akibat ginjal yang bermasalah karena organ tersebut berfungsi untuk menyaring limbah dan cairan dari aliran darah ini terletak di bawah tulang rusuk yang berada tepat di sebelah kanan perut. Hal itulah yang menyebabkan pinggang dapat sakit karena lokasinya yang berdekatan dengan ginjal.

Apa bedanya dengan sakit pinggang biasa?

Dikutip dari Healthline, ciri-ciri sakit pinggang gejala penyakit ginjal bisa dikenali dari lokasi nyeri, jenis nyeri, dan tingkat keparahan nyeri. Lokasi nyerinya berada di salah satu atau kedua sisi pinggang dekat panggul. Lebih tepatnya berada di kanan atau kiri tulang belakang, di antara bagian bawah tulang rusuk dan pinggul.

Perbedaan jenis nyeri sakit pinggang gejala penyakit ginjal dengan sakit pinggang pada umumnya adalah rasa sakit yang menetap. Sedangkan pada sakit pinggang yang marak dialami dapat diatasi dengan cara memperbanyak gerak. Pada orang dengan penyakit batu ginjal, rasa sakit akan semakin parah jika bergerak dan cenderung menjalan ke bagian tubuh lain seperti paha.

Jika anda mengalami sakit pinggang dan gejala penyakit ginjal lainnya seperti demam atau meriang sampai menggigil, mual dan muntah, urine berwarna keruh atau cokelat, sering kencing, buang air kecil terasa sakit, ada riwayat infeksi saluran kencing, ada darah dalam urine dan keluar batu kecil-kecil saat kencing, maka periksakan diri anda. Bisa jadi sakit pinggang yang Anda alami merupakan gejala penyakit ginjal.

 

source : Thalitha Yuristiana – detikHealth

read more
Health

Begini Lho, Cara Re-apply Sunscreen yang Benar Tanpa Merusak Makeup

LANGITKU NETWORKS – Pernah dengar istilah A healty skin is a good canvas? Ya, untuk mendapatkan hasil makeup sempurna dimulai dari kulit yang sehat, Ladies. Untuk itu perlu penggunaan skincare agar kulit kamu tetap terhidrasi dan lembap.

Ritual skincare rutin juga wajib dilakukan sebelum makeup agar hasilnya flawless dan tahan lama. Pertama bersihkan wajah terlebih dahulu menggunakan facial wash atau facial foam. Kemudian aplikasikan toner untuk mengangkat kotoran yang tersisa di wajah dan membantu penyerapan skincare lebih sempurna.

Ketiga serum untuk kulit lebih sehat, kenyal dan lembap. Selanjutnya moisturizer yang menjaga kelembapan kulit dan menjadikannya lebih halus. Jadi, hasil riasan di wajah akan terlihat smooth dan flawless.

Terakhir, sunscreen untuk melindungi kulit wajah dari kerusakan kulit akibat sinar UV. Cara menggunakan sunscreen 15 menit sebelum terkena paparan sinar matahari. Meskipun menggunakan makeup dengan kandungan SPF, nyatanya tidak bisa melindungi kulit layaknya sunscreen.

Jangan lupa untuk selalu re-apply sunscreen karena keringat, sunscreen dapat terhapus seperti layaknya makeup. Untuk proteksi yang lebih optimal di kulit wajah, pemakaian sunscreen diulang setiap 2-3 jam sekali.

Tapi gimana caranya agar re-apply sunscreen yang benar agar membuat makeup tidak rusak atau geser? Berikut tipsnya!

Touch Up Sunscreen Tipis-tipis

Rasanya tidak rela ya menghapus makeup yang sempurna di wajah? Namun re-apply sunscreen sangat dianjurkan Ladies agar kulit kamu tetap terlindungi.

Caranya mudah kok, ambil sunscreen sebanyak dua jari dan tap-tap secara lembut agar makeup tidak bergeser. Kamu juga bisa menggunakan cushion puff yang empuk dan lembut agar makeup tetap stay. Setelah itu, aplikasikan kembali beberapa makeup tipis-tipis, seperti bedak dan blush on agar wajah lebih fresh.

Pilih Sunscreen dengan Formula Cepat Menyerap di Kulit

Sebenarnya, kunci kesuksesan re-apply sunscreen dengan wajah penuh makeup adalah produk sunscreen itu sendiri. Ya, kamu butuh sunscreen dengan formula light sehingga cepat menyerap dan terpenting non whitecast.

 

source : Beautynesia

read more
Health

Waktu Terbaik untuk Minum Air Putih Agar Manfaatnya Optimal

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Kurang mengkonsumsi air putih akan memberikan dampak buruk untuk kesehatan. Setiap harinya kita disarankan minum setidaknya 8 gelas air karena 80 persen tubuh terdiri dari air.

Pada dasarnya, keseimbangan cairan tubuh harus terjaga sepanjang hari. Karenanya, minum air putih harus dilakukan secara teratur jangan sampai tubuh kekurangan cairan pada waktu-waktu tertentu.

Menurut para pakar, minum air putih dapat memberikan manfaat paling optimal ketika diminum pada waktu-waktu berikut:

1. Pagi hari

Memulai hari dengan minum air putih merupakan hal yang tepat agar terhindar dari dehidrasi. Saat kamu tidur di malam hari, tubuh mengeluarkan banyak cairan seperti berkeringat dan buang air kecil sehingga saat bangun tidur mengalami dehidrasi ringan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi ringan berdampak buruk pada memori, konsentrasi, tingkat kecemasan, dan kelelahan.

2. Sebelum makan

Minum segelas air putih sebelum makan merupakan strategi yang tepat untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menemukan bahwa minum air 500 mL pada 30 menit sebelum sarapan, akan mengurangi asupan kalori sebesar 13 persen. Studi lain juga menemukan bahwa minum air 300-500 mL sebelum makan siang akan mengurangi nafsu makan sehingga mencegah kamu makan berlebihan.

3. Sebelum dan sesudah berolahraga

Minum air putih sebelum dan sesudah berolahraga penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu mengisi kembali cairan yang hilang. Kehilangan cairan yang berlebihan selama latihan dapat merusak kinerja fisik dan menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit.

4. Jangan berlebihan

Tubuh punya mekanisme untuk mengatur keseimbangan air. Jika tubuh kelebihan air, akan dikeluarkan melalui kulit, paru-paru, ginjal, dan sistem pencernaan.

Meskipun jarang terjadi, minum terlalu banyak air dapat mengganggu kadar natrium dan keseimbangan cairan tubuh yang menyebabkan efek samping seperti sakit kepala, kebingungan, kelelahan, kejang, dan koma.

Cobalah untuk mengatur waktu minum air putih secara teratur agar tidak kelebihan dan kekurangan yang memberikan dampak buruk pada tubuh.

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Mengapa Banyak Orang Mengantuk Usai Makan?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta- Sebagian besar orang pasti pernah merasa mengantuk dan sulit berkonsentrasi usai makan.

Sebenarnya, kondisi ini normal terjadi sebagai bagian dari pola pencernaan dan siklus tidur.

Tubuh memerlukan energi agar berfungsi optimal. Energi tersebut tentu didapatkan dari makanan yang kita konsumsi.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa memicu rasa kantuk usai melahap makanan.

Makanan dipecah menjadi bahan bakar atau glukosa oleh sistem pencernaan.

Makronutrien seperti protein kemudian memberikan energi untuk tubuh kita.

Selain itu, siklus yang terjadi pada pencernaan juga bisa meningkatkan produksi hormon tetentu.

Misalnya, hormon kolesistokinin lukagon, dan amylin dilepaskan untuk meningkatkan rasa kenyang.

Hormon-hormon tersebut juga memungkinkan kenaikan gula darah dan produksi insulin untuk memungkinkan penyaluran energi ke sel.

Menariknya, tubuh juga menghasilkan hormon serotonin yang bisa memicu kantuk ketika kadarnya meningkat di otak.

Saat proses mencerna makanan, tubuh juga melepaskan hormon melatonin yang bisa menyebabkan rasa kantuk.

Namun, produksi hormon melatonin dipengaruhi oleh apa yang kita makan.

Makanan pemicu kantuk

Selain bagian dari siklus pencernaan, beberapa jenis makanan tertentu juga bisa memicu rasa kantuk.

Banyak riset membuktikan orang merasa mengantuk usai makan karena tubuh memproduksi banyak hormon serotonin.

Serotonin adalah zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati dan siklus tidur.

Peningkatan serotonin ini bisa terjadi ketika kita mengonumsi Asam amino yang disebut triptofan.

Sedangkan karbohidrat membantu tubuh menyerap triptofan. Itu sebabnya, mengonsumsi makanan kaya triptofan dan karbohidrat bisa memicu rasa kantuk.

Selain itu, makan dalam porsi besar juga bisa memicu rasa kantuk karena menyebabkan kenaikkan gula darah.

Naiknya gula darah juga bisa menyebabkan energi menurun. Kondisi inilah yang bisa membuat kita mudah mengantuk.

Mencegah kantuk usai makan

Mengantuk usai makan bisa saja menganggu aktivitas harian kita, terutama rasa kantuk yang datang usai makan siang.

Mengantuk di siang hari tentu bisa membuat aktivitas terhambat, khususnya bagi mereka yang harus bekerja.

Untuk mencegah hal ini terjadi, kita bisa melakukan tips berikut:

1. Makan dalam porsi kecil dan sering

Daripada makan dalam porsi besar, sebaiknya kita makan dalam porsi kecil ssetiap beberapa jam untuk menjaga tingkat energi.

Sepotong buah atau segenggam kacang sudah cukup untuk meningkatkan energi kita.

2. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup di malam hari akan membuat kitamerasa lebih berenergi saat bangun.

Itu sebabnya,ornag yang cukup tidur jarang merasakan kantuk di siang hari.

3. Lakukan olahraga ringan

Berolahraga ringan di siang hari, terutama setelah makan, dapat membantu mengurangi rasa lelah.

4. Hindari minum alkohol saat makan

Alkohol bisa membuat orang merasa lebih lelah yang memicu rasa kantuk.

 

source : Healthline,Medical News Today

Editor: Ariska Puspita Anggraini

Kompas.com

read more
Health

Nasi atau Roti, Mana yang Lebih Sehat?

Salah satu jenis karbohidrat yang jamak dikonsumsi adalah nasi dan roti.

Manfaat karbohidrat bagi tubuh yang utama adalah menyediakan sumber energi.

Tanpa karbohidrat memadai, organ tubuh tidak bisa berfungsi secara optimal.

Baik nasi maupun roti, keduanya sama-sama berasal dari biji-bijian dan menyediakan zat gizi dengan takaran yang berbeda. Berikut perbandingannya:

Makronutrien

Roti dan nasi sama-sama merupakan sumber karbohidrat, namun komposisi nutrisinya bisa berlainan.

Melansir SFGate, nasi putih dan roti putih memiliki jumlah kalori, lemak, karbohidrat, dan protein dengan jumlah yang tidak jauh berbeda.

Sedangkan roti gandum memiliki kalori lebih rendah ketimbang nasi merah.

Satu porsi nasi merah mengandung 108 kalori, 3 gram protein, 1 gram lemak, dan 22 gram karbohidrat.

Sedangkan sepotong roti gandum memiliki 69 kalori, 4 gram protein, 1 gram lemak, dan 12 gram karbohidrat.

Serat

Kandungan serat di antara nasi putih, nasi merah, roti putih, dan roti gandum juga bisa berlainan.

Satu porsi nasi merah bisa menyediakan 2 gram serat, sedangkan nasi putih hanya mengandung 0,3 gram serat.

Sementara itu, sepotong roti gandum memiliki 2 gram serat, sedangkan roti putih hanya menyediakan 0,4 gram serat.

Serat adalah zat gizi penting yang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, mencegah penyakit jantung, serta menjaga berat badan tetap ideal.

Demi manfaat kesehatan, wanita disarankan mengonsumsi serat sebanyak 25 gram per hari dan pria membutuhkan serat sebanyak 38 gram per hari.

Vitamin Folat

Baik roti maupun nasi memiliki vitamin, akan tetapi jumlahnya tidak signifikan.

Satu porsi nasi putih menyediakan 77 mikrogram folat atau setara 19 persen dari kebutuhan folat harian kebanyakan orang.

Sedangkan satu potong roti putih mengandung 43 mikrogram atau setara 11 persen kebuthan folat harian kebanyakan orang.

Sementara itu, nasi merah dan roti gandum umumnya tidak memberikan pasokan vitamin yang signifikan untuk tubuh.

Mineral magnesium

Nasi merah menyediakan mineral magnesium paling banyak ketimbang nasi putih, roti gandum, atau roti putih.

Seporsi nasi merah mengandung 42 miligram magnesium, atau setara 11 persen kebutuhan magnesium per hari.

Manfaat magnesium untuk memperkuat tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga detak jantung tetap stabil.

Nasi putih, roti gandum, maupun roti putih juga memiliki mineral esensial, namun takarannya kecil.

Zat Besi

Kandungan zat besi dalam roti gandum paling tinggi jika dibandingkan nasi merah, nasi putih, atau roti putih.

Melansir Live Strong, seporsi atau dua ons roti gandum mengandung 1,39 miligram zat besi.

Asupan tersebut dapat menyediakan delapan persen kebutuhan zat besi untuk wanita dan 18 persen kebutuhan zat besi pria.

Kandungan zat besi lebih banyak berarti membantu tubuh mengangkut dan menyimpan lebih banyak oksigen.

Mana yang lebih sehat?

Antara nasi merah, nasi putih, roti gandum, atau roti putih memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jika Anda mencari yang kalorinya paling rendah dan memiliki zat besi paling banyak, opsi terbaik adalah roti gandum.

Apabila ingin mendapatkan asupan serat paling banyak, pilihan terbaik adalah roti gandum atau beras merah.

Jika ingin menambah asupan folat, nasi putih paling banyak memasok folat ketimbang tiga jenis karbohidrat lainnya.

Sedangkan nasi merah menyediakan mineral magnesium paling banyak ketimbang nasi putih, roti gandum, atau roti putih.

 

 

source : LiveStrong,SFGATE

editor : Mahardini Nur Afifah

Kompas.com

read more
Health

Mengenal Lemak Jenuh, Jenis Lemak yang Dianggap Jahat untuk Tubuh

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Lemak jenuh seringkali disebut dengan lemak jahat karena efeknya yang sangat buruk bagi kesehatan. Sebenarnya, lemak merupakan senyawa yang berperan penting bagi kesehatan kita.

Lemak juga terdiri dari berbagai jenis, yakni lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak trans.

Semua jenis lemak ini terbuat dari molukul karbon, hidrogen, dan oksige.

Namun, lemak jenuh terbuat dari molekul hidrogen yang hanya mengandung ikatan tunggal antar molekul.

Itu sebabnya,lemak jenuh menjadi padat pada suhu kamar.

Jenis makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain:

  • daging sapi
  • kulit unggas
  • produk susu tinggi lemak seperti mentega, keju, krim asam, es krim
  • minyak tropis (minyak kelapa, minyak kelapa sawit, mentega kakao).

Efek lemak jenuh pada kesehatan

Lemak jenuh mudah kita temui dalam makanan seperti mentega, daging merah dan keju.

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Pasalnya, jenis lemak ini bisa memicu peningkatan kadar kolesterol jahat, yang merupakan faktor utama gangguan kardiovaskular.

Itu sebabnya, kita disarankan mengganti konsumsi lemak jenuh dengan pilihan lemak sehat seperti yang terdapat dalam ikan, kacang-lacangan, atau minyak zaitun.

Akan tetapi, semua jenis makanan berlemak mengandung kalori tinggi yang bisa memicu kenaikan berat badan jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Berat badan berlebihan juga bisa memicu penyakit jantung dan berbagai gangguan kesehatan kronis lainnya.

Batas aman konsumsi lemak jenuh

Karena lemak merupakan salah satu komponen penting bagi kesehatan, kita tidak bisa berhenti mengonsumsinya begitu saja.

Lemak akan memberikan manfaat jika kita memilih sumber yang tepat dan dikonsumsi dalam jumlah yang aman.

Untuk menghindari efek samping lemak, kita cukup membatasi asupan lemak jenuh kurang dari 10 persen kalori sehari.

Lagi pula, sangat sulit untuk menghindari konsumsi lemak jenuh sepenuhnya.

Yang perlu kita lakukan hanya menentukan porsi dan mengganti sumber lemak jenuh dengan pilihan yang lebih sehat.(jalu)

 

 

source : Mayo Clinic,Healthline

Editor: Ariska Puspita Anggraini

Kompas.com

read more
Health

Apakah Minum Air Putih Bisa Menurunkan Berat Badan?

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Upaya menurunkan berat badanmemerlukan komitmen rutin pada gaya hidup sehat.

Untuk memangkas berat badan, seseorang perlu rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, serta tidur minimal enam jam setiap malam.

Lantas, apakah minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan?

Minum air putih untuk menurunkan berat badan

Manfaat minum air putih yang utama adalah menjaga hidrasi tubuh agar seseorang tidak kekurangan cairan.

Dilansir dari EatThis, studi yang diterbitkan di Annals of Family Medicine menyebut, minum air putih potensial untuk membantu menurunkan berat badan.

Menurut ahli, minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan karena seseorang yang minum air putih cenderung tidak mengonsumsi minuman tinggi kalori seperti minuman manis.

Selain bisa membantu menurunkan berat badan dengan mengontrol keinginan minum minuman tinggi kalori, minum air putih juga dapat meredam keinginan makan berlebih.

Melansir Men’s Health, minum air putih secara teratur sesuai kebutuhan tubuh dapat mencegah makan dan mengemil tidak sehat.

Apabila minum air putih konsisten diimbangi makan asupan sehat serta seimbang, tubuh lebih mampu mendengarkan isyarat rasa lapar dan kenyang.

Dengan begitu, berat badan seseorang bisa lebih terkontrol.

Efek Jangka Pendek

Kendati bisa minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan lewat mengontrol makan dan minum lebih sehat, namun ahli menyebut efeknya hanya berlangsung sementara.

Ahli gizi yang berbasis di Philadelphia AS, Kelly Jones, MS, RD, CSSD, LDN., menyebut efek minum air putih bisa menurunkan berat badan tidak bisa digunakan dalam jangka panjang.

“Minuman dan makanan yang masuk ke tubuh memberi tekanan pada saraf di saluran pencernaan untuk mengirim sinyal kenyang ke otak. Tapi itu tidak lama,” kata Jones, kepada Men’s Health.

Menurut Jones, tanpa diimbangin asupan protein, lemak sehat, dan serat, sinyal rasa kenyang dari minum air putih akan menghilang setelah air keluar dari tubuh lewat urine atau keringat.

“Tak lama berselang atau di ujung hari, biasanya seseorang akan merasa sangat lapar dan akhirnya makan berlebihan,” kata dia.

Bagaimana baiknya?

Minum air untuk menurunkan berat badan tujuannya baik apabila bisa mengurangi asupan minuman manis berlebihan.

Dalam sehari, cukupi kebutuhan air dengan minum setidaknya delapan gelas setiap hari. Kebutuhan tersebut bervariasi menurut aktivitas dan kondisi kesehatan masing-masing.

Tiga jam sebelum berolahraga, Anda disarankan minum air putih paling tidak 600 mililiter.

Saat olahraga, ganti cairan tubuh yang hilang dengan minum air putih lagi. Takarannya disesuaikan dengan berat badan.

Timbang bobot tubuh sebelum dan sesudah sesi latihan. Untuk setiap pon berat badan yang hilang, minum air putih tambahan sebanyak 0,4-0,5 liter.

Hal yang perlu diingat, haus tidak bisa jadi patokan untuk menentukan kapan waktu minum air putih yang tepat.

Walaupun Anda ingin membantu menurunkan berat badan lewat beragam cara, hati-hati terlalu banyak minum air putih bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh.

Kondisi ini disebut hiponatremia atau natrium dalam darah terlalu rendah.

Dampaknya, tubuh bisa mengalami gejala mual, lelah, kerusakan otak, sampai kematian.

 

 

source : Men’shealth,Eatthis.com

editor : Mahardini Nur Afifah

Kompas.com

read more