close
DaerahNews

Rusdin Tompo Serahkan Buku Dokumentasi Pemberitaannya ke DPK Provinsi Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Ini tanggung jawab moral saya sebagai penulis dan editor untuk menyerahkan buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan,” begitu kata Rusdin Tompo, penulis dan editor buku, tadi siang (Selasa, 4 Januari 2022) di Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Rusdin Tompo menyerahkan 2 buku, masing-masing, “Kabar dari Sekolahku” (dia sebagai penulis) dan “Maharku: Pedang dan Kain Kafan” yang ditulis Rahman Rumaday (dia sebagai editor) kepada Mohammad Hasan Sijaya, SH, MH, Kepala Dinas Perpusrakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut penggiat literasi yang banyak berinteraksi dengan anak-anak Sekolah Dasar itu, penyerahan bukunya sebagai ketaatannya menjalankan perintah undang-undang. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam memang mengatur soal kewajiban menyerahkan buku ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dan Perpustakaan Provinsi.

Mohammad Hasan mengapresiasi penyerahan buku itu, yang diharapkan akan menambah koleksi DPK Provinsi Sulawesi Selatan. Juga dapat dimanfaatkan sebagai referensi buku-buku bertema lokal oleh pemustaka. Penyerahan buku itu turut disaksikan Kepala Bidang Perpustakaan, Yulianto, Kepala UPT Layanan Perpustakaan, Abdul Hadi, dan sejumlah pustakawan DPK Provinsi Sulawesi Selatan, antara lain, Heri Rusmana dan Syahruddin Umar.

Kepada Mohammad Hasan, Rusdin Tompo mengungkapkan bahwa buku “Kabar Dari Sekolahku” merupakan best practice kegiatan dan pembelajaran di SD Negeri Borong. Buku itu merupakan dokumentasi pemberitaan selama Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd menjadi kepala sekolah di SD yang berada di wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar tersebut.

Dalam buku itu juga terdapat profil kepala sekolah dan dewan guru, serta visi-misi sekolah. Selain itu, tergambarkan pula beberapa program yang terkait dengan Sekolah Ramah Anak (SRA), Adiwiyata, serta gerakan literasi yang dilakukan di SD Negeri Borong.

Buku “Kabar dari Sekolahku” dan “Maharku: Pedang dan Kain Kafan” juga diberikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Gowa oleh Rusdin Tompo. Kedua buku itu diserahkan kepada Drs Aswar Said, MM, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan. Penyerahan itu disaksikan Irfan Latief, SE, Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan dan Pengembangan Minat Baca DPK Kabupaten Gowa.

Aswar Said berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh penulis dan penggiat literasi dalam menumbuhkan kegemaran membaca di masyarakat. Apalagi sebagian besar aktivitas seperti itu dimotori oleh anak-anak muda. Penambahan koleksi perpustakaan, dinilai dapat menjadi daya tarik orang ke perpustakaan, dan merangsang minat orang membaca. Rusdin Tompo merupakan penulis pertama yang menyerahkan buku untuk DPK Kabupaten Gowa di tahun 2022 ini.

Hal senada dikemukakan Irfan Latief, yang menekankan perlunya membangun ekosistem gerakan literasi. Katanya, penulis, penggiat literasi, pendongeng, komunitas, taman baca masyarakat, perpustakaan, pustakawan, dan beberapa elemen masyarakat lain ikut menentukan pembudayaan kegemaran membaca sejak dini. Hanya saja disampaikan, semangat anak-anak muda yang menyemaikan gerakan literasi ketika masih mahasiswa, semoga terus berlanjut ketika mereka sudah bekerja.

Irfan Latief optimis, gerakan literasi akan kian berkembang di Kabupaten Gowa. Apalagi gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Gowa yang menempati ex Gedung BPS di Jalan Masjid Raya No 36, sudah rampung dikerjakan. Dia berharap nanti akan ada kegiatan-kegiatan edukatif dan kreatif yang dilakukan di sana. Sehingga, Layanan Perpustakaan Kabupaten Gowa akan ramai dengan beragam kegiatan literasi.

Dia juga menginformasikan bahwa warga Kabupaten Gowa, dan masyarakat luas, dapat memanfaatkan Pojok Baca Digital (POCADI) di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Gowa. POCADI merupakan tempat membaca yang memyediakan koleksi buku cetak dan buku-buku digital (e-book). POCADI itu merupakan bantuan dari Perpusnas RI.(*)

Leave a Response