close
DaerahNews

HP Terkena Banjir, Ini yang Harus Dilakukan

(Foto: Photo by Greg Froning on Unsplash)
Langitku Networks

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – HP terkena banjir sudah pasti jadi masalah. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan guna berupaya menyelamatkan HP yang terkena air atau bahkan terendam air.

Catat, ketika HP terkena air, jangan menunggu lama dan segera amankan perangkat. Jangan mendiamkan HP terlalu lama terkena air. Dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (19/2/2021) inilah cara menyelamatkan HP yang terkena banjir:

1. Jangan langsung dinyalakan

HP dipakai ya untuk tetap terhubung dengan orang banyak. Akan tetapi, jika HP basah terkena air, jangan dulu berpikiran untuk langsung menyalakan HP.

Hal yang bisa terjadi ketika kamu menyalakan HP yang basah adalah rentannya terjadi konsleting. Lebih lanjut, besar kemungkinan HP tercebur dalam kondisi menyala, saat terjadi sebisa mungkin segera ambil dan langsung matikan HP.

2. Cara mengeringkan HP yang dilarang

Menjemur di bawah terik sinar Matahari sering digadang-gadang menjadi cara terbaik mengeringkan HP yang terkena air. Begitu juga memakai hairdryer. Padahal kedua cara ini bisa meningkatkan risiko kerusakan komponen penting HP.

Jangan juga digoyang-goyang, takutnya air malah akan masuk ke hardware yang membuat fungsi ponsel sejadi makin terancam.

3. Cara mengeringkan HP yang dianjurkan

Rendam di dalam beras disebut jadi cara paling ampuh. Tapi selain di beras, menggunakan silica gel juga bisa untuk mengeringkan HP yang terendam banjir. Caranya letakkan HP ditumpukan silica gel dan diamkan selama 2-3 hari.

Selain itu, vacuum cleaner USB dapat juga digunakan untuk mengeluarkan air dari HP.

4. Selamatkan LCD dan baterai

Kedua komponen ini paling sensitif dengan kehadiran air. Keringkan baterai dengan kipas hingga benar-benar bersih dan bersihkan bagian LCD.

Akan tetapi, apabila kamu tidak yakin bisa melakukannya dengan baik, percayakan HP untuk diservis di tempat resmi bisa jadi solusi terbaik.

 

 

source : detikNet

Leave a Response