close
DaerahNews

Wapres Ma’ruf Amin dorong investasi ramah lingkungan di Sulsel

Langitku Networks

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin berharap Mayarakat Ekonomi Syariah (MES) Sulawesi Selatan  dapat mengawal green finance bisa diwujudkan di Sulawesi Selatan. Green finance merupakan konsep keuangan hijau untuk menciptakan dan mendistribusikan produk serta layanan keuangan yang mendorong investasi ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Fokus utama konsep green finance adalah pengeluaran modal untuk proyek atau pembangunan yang lebih ramah lingkungan.

hal ini disampaikan Wapres dalam Seminar Nasional Virtual, Sabtu (8/8/2020). Melalui aplikasi Zoom serta ditayangkan live di akun YouTube MES Sulsel, dengan tema yakni “Peran Strategis Industri Keuangan Syariah Mendukung Pencapaian Target SDGs Tahun 2030” ini diikuti oleh sekitar 700 peserta yang terlebih dahulu telah mendaftar.

Ia memuji kegiatan yang digelar MES Sulsel. Menurutnya topiknya sangat relevan dengan situasi saat ini. Ma’ruf Amin menyampaikan, jika ekonomi berkelanjutan diterjemahkan sebagai pembangunan berkelanjutan.

“Terlebih lagi saat ini dunia sedang menghadapi Covid-19, dampak sangat terasa di sisi sosial dan ekonomi, beban masyarakat bertambah, sementara roda ekonomi lambat. Situasi ini, maka konsep ekonomi berkelanjutan sangat penting. Dalam konteks pengurangan beban masyarakat, inilah kesempatan untuk menggunakan sumber daya misalnya energi dapat lebih efisien. Ini waktu tepat untk menegaskan aspek inklusivitas. Karena pandemi ini berdampak pada semua kalangan. Maka inilah kesempatan untuk melaksanakan pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya.

Pesan bagi pelaku ekonomi dan keuangan syariah, lanjutnya, pandemi ini memaksa kita berubah dan beradaptasi.

“Pertemuan fisik diganti oleh pertemuan virtual. Penyelenggaraan Pemerintahan dilakukan dengan menggunakan teknologi komunikasi digital, Pendidikan dilakukan dengan sistem daring, serta transaksi belanja dilakukan dengan aplikasi online.
Adaptasi adalah kunci kita untuk survive karena itu pada kesempatan ini saya meminta kepada kita semua pelaku ekonomi dan keuangan syariah untuk beradaptasi mengikuti perubahan yang sedang terjadi agar tidak tertinggal,” pintanya.

Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah harus disertai dengan perkembangan teknologi digital untuk mendukung seluruh aktivitas ekonomi keuangan syariah.

“Untuk itu saya harapkan Sulawesi Selatan menjadi pelopor ekonomi berkelanjutan. apresiasi kepada MES yang terus aktif mempromosikan ekonomi dan keuangan syariah,” imbuhnya.

Dalam seminar nasional ini, menghadirkan narasumber yakni Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Prof. Dr. Ir. Winarni Dien Monoarfa; Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Ventje Rahardjo; Ketua Komite Bidang Standarisasi Kompetensi, Pelatihan, Profesi dan Link and Match – MES Pusat, Deden Firman Hendarsyah; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso; Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua, Moh. Nurdin Subandi.(jalu)

Leave a Response