close
Health

Hal yang Harus Dilakukan Saat Golden Hour Setelah Serangan Jantung

Foto: shutterstock
Langitku Networks

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Penyakit jantung sering juga disebut sebagai silent killer disease. Sebab, penderita yang terkena serangan jantung tak selalu sakit. Mereka bisa saja terlihat sehat dan bisa beraktivitas dengan normal.

Serangan jantung mendadak sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penderita penyakit jantung dan masyarakat pada umumnya harus mengenali golden hour saat terjadi serangan jantung.

Melansir Sakra World Hospital, golden hour adalah jendela peluang yang mempengaruhi kelangsungan hidup pasien yang terkena serangan jantung. Golden hour terjadi selama 60 menit pertama setelah serangan jantung.

Ini adalah waktu kritis, karena otot jantung akan mulai mulai mengalami kematian dalam waktu 80-90 menit setelah berhenti mendapatkan darah karena penyumbatan. Kemudian dalam enam jam hampir seluruh bagian jantung akan rusak permanen.

Tindakan yang tepat dalam golden hour ini perlu dilakukan agar kinerja jantung kembali normal dan meminimalisir kerusakan pada jantung. Pertama, kenali gejalanya. Saat serangan jantung terjadi biasanya muncul gejala-gejala seperti rasa nyeri di bagian dada, sesak napas, sakit perut, kembung, pusing hingga mual.

Kedua, segera panggil bantuan. Saat serangan jantung terjadi pada diri sendiri, pastikan Anda mencari seseorang untuk dimintai bantuan. Sebab, bisa saja tubuh menjadi lemah dan lumpuh saat serangan jantung mulai masif.

Ketiga, Jika serangan jantung terjadi ke orang di sekitar Anda, maka hal pertama yang harus dilakukan yaitu buat pasien terlentang. Kemudian periksa detak jantung dan pastikan orang tersebut masih bernapas atau tidak.

Keempat, segera hubungi rumah sakit. Jika tak ada tenaga medis di sekitar Anda, segera hubungi rumah sakit terdekat, atau minta orang terdekat untuk menghubungi rumah sakit. Lakukan tindakan ini secepatnya agar Anda atau pasien yang terkena serangan jantung segera ditangani dengan tepat.

Keempat tindakan tersebut harus dilakukan secara cepat. Sebab, waktu yang dimiliki oleh penderita serangan jantung tidaklah lama.

Melihat akibat dari serangan jantung yang sangat berbahaya ini, hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menghindari situasi tersebut yaitu melakukan upaya pencegahan. Menjalani gaya hidup sehat untuk jantung merupakan hal terpenting dan terutama.

Periksakan kesehatan diri secara berkala ke rumah sakit. Sebab, faktor risiko penyakit jantung juga bisa berasal dari penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga penyakit kolesterol. Kondisi tubuh yang tidak sehat ini bisa membahayakan diri sehingga harus dikontrol dengan baik.

Untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, misalnya, Anda harus rutin berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan kaya serat hingga menghindari rokok dan alkohol.

 

 

source : Faidah Umu Safuroh – detikHealth

Leave a Response